RIO FEBRIAN, adalah penyanyi papan atas Indonesia yang dikenal lewat lagu-lagu syahdunya. Setelah 15 tahun berkarya dan berkiprah di blantika musik Indonesia, Rio Febrian akan menggelar konser tunggalnya di Jakarta. Konser ini rencananya akan di gelar pada tanggal 12 Agustus 2015 di Balai Sarbini Jakarta.

“LOVE 15 Rio Febrian: Romantic Concert” adalah judul yg dipilih oleh Rajawali Indonesia Communication, selaku Promotor yang dipercaya untuk menggelar konser tunggalnya. Sebagai bukti apresiasi dan eksistensinya di dunia musik Indonesia, Rio Febrian ingin menuangkan rasa cinta kasih dan penghargaannya kepada seluruh penggemarnya lewat konser yang telah dikemas dengan apik bersama Promotor asal Kota gudeg ini.

Pada tahun 2000 bersama Erra Fazira dari Malaysia, ia membawakan lagu lama karya Fariz RM, lagu yang dipopulerkan oleh sang pencipta dan Neno Warisman ini berjudul “Nada Kasih”. Seiring naiknya popularitas lagu "Nada Kasih", Rio Febrian bergabung dengan Elfa's Choir. Bersama Elfa's Choir ia mengikuti kompetisi paduan suara internasional, yaitu Choir Olympic 2000 di Linz, Austria, dan meraih Juara I Male Ensemble dan Juara I Adult Choir.

Di usia sembilan tahun, pelantun lagu “Tiada Kata Berpisah” ini, sering menjuarai lomba-lomba tingkat nasional. Pada tahun '90-an Ia menjadi Juara II Bahana Suara Pelajar 1994 dan Juara II Bintang Radio & Televisi 1997. Pada tahun 1999, Rio maju ke tingkat Asia dan berhasil menjadi juara I Grand Champion Asia Bagus 1999.

Setelah menyelenggarakan tur dalam maupun luar negeri, dan 15 tahun berkarya, selain juara-juara dan penghargaan yang telah ia dapat, Rio Febrian telah menghasilkan 6 album, 1 di antaranya album aransemen ulang lagu-lagu lama. Dan baru saja dia meluncurkan album barunya yang berjudul “Love Is”. Dan karya-karyanya selalu disambut hangat oleh para penggemarnya, khususnya para penggemarnya di Indonesia.

Kini, setelah 15 tahun berkarya, Rio ingin menggelar konser yang berbeda dari biasanya. Di konser ini Rio Febrian akan berkolaborasi dengan musisi-musisi yang telah membantunya selama ia berkarya. Suasana konser akan dibuat secara intim dan exclusive. Agus Noor didaulat untuk menjadi Show Director dan Art Director konser ini.. Konser ini juga melibatkan Music Director Irwan Simanjuntak yang selama ini banyak membantu Rio Febrian berkarya.

Menurut Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, konser ini akan menjadi konser yang sangat romantis. Mengingat Rio Febrian adalah pelantun lagu-lagu romantis, maka kami libatkan Agus Noor sebagai art director dan show director konser ini. Agus Noor yang juga seorang cerpenis, sutradara, dan penulis naskah ini diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan yang romantis dan spektakel.

Untuk informasi konser ini, Promotor Rajawali Indonesia Communication telah membuatkan website khusus www.love15riofebrian.com untuk bisa langsung mengakses berbagai macam update berita tentang konser ini, galeri, slideshow images, social media integration dan juga tiket konser. Penasaran dengan aksi romantis Rio Febrian dengan berkolaborasi bersama penyanyi papan atas lainya? Jadi, jangan lewatkan “Love 15 Rio Febrian: Romantic Concert” 12 Agustus 2015 mendatang di Balai Sarbini Jakarta. Jangan lupa cek terus kabar terbaru dari ini melalui twitter @RajawaliIndo.

Jakarta, 29 Mei 2013 – LA Lights bekerjasama dengan Rajawali Indonesia Communication akan menggelar LA Lights Music Project, konser musik yang benar-benar berbeda sepanjang bulan Juni-Juli mendatang.

LA Lights Music Project merupakan sebuah perhelatan konser musik yang mengusung idealisme kreativitas dan kualitas. Bukan hanya konsep tata lampu, tata panggung, dan multimedia yang akan memanjakan mata, namun juga kekuatan konsep pertunjukan musik yang dikemas secara eksklusif.

LA Lights Music Project akan menghadirkan salah satu grup band legendaris Indonesia SLANK, dengan penampilan “Rejuvenated” yang akan berkolaborasi dengan artis-artis cantik berkualitas negeri ini, yakni Andien, Raisa, Dira Sugandi, Giselle, Citra Scholastika, dan Kikan.

Jika selama ini Slank kebanyakan menggelar konser outdoor, dalam LA Lights Music Project kali ini Slank akan konser di dalam ruangan dengan kapasitas yang sangat terbatas.Kenyamanan dan keamanan akan dirasakan oleh penonton konser yang bertajuk “LA LIGHTS MUSIC PROJECT”. Konser ini dikemas untuk mengakomodir permintaan penggemar yang selama ini ingin menikmati lagu-lagu Slank namun menginginkan suasana yang berbeda serta dapat berinteraksi lebih dekat dengan Slank.

LA Lights Music Project akan hadir menghibur masyarakat di delapan kota Indonesia, yaitu Banjarmasin 9 Juni, Manado 12 Juni, Gorontalo 18 Juni, Balikpapan 20 Juni, Pontianak 25 Juni, Palangkaraya 27 Juni, Solo 2 Juli dan Malang 4 Juli.

Harga tiket yang dipatok untuk menonton konser “LA Lights Music Project” berkisar antara Rp. 150.000,- sampai dengan Rp. 500.000,-. Tiket bisa didapatkan di tiket box di 8 kota atau via online di www.tiketapasaja.com.

Informasi lebih lanjut tentang LA Lights Music Project dapat mengikuti akun twitter @slankdotcom @RajawaliIndo @LALights.(*)

NOAH BAND, yang terdiri dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David merupakan salah satu kekuatan baru musik Indonesia. Kembalinya Band yang dulu berkibar dengan nama Perterpan ini cukup menggugah rasa penasaran dan ingin tau penggemar setia dan penikmat musik lainnya. Dari situlah konser spesial ini bermula ” Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, Promotor.

NOAH, nama sederhana yang memiliki makna mendalam. Ada yang mengkaitkannya dengan salah satu Nabi dalam penyebutan Ibrani, ada yang mengaitkannya dengan tokoh penolong manusia dalam kiamat banjir di zaman purba, namun belakangan nama ini tentu terkait dengan kembalinya mega grup Indonesia yang dulu sempat merajai dunia musik Indonesia dengan nama Peterpan, kini muncul kembali dengan tampilan anyar yang makin mengkilat. Ya..lahirnya NOAH Band akan menjadi fenomena tersendiri di industri musik Indonesia.

Band yang digawangi Ariel pada vokal, Uki dan Lukman pada gitar, Reza pada Drum dan David pada keyboard ini memang bukan band yang lahir dengan sembarangan. Musikalitas dan kwalitas mereka merupakan jaminan terlahirnya musik-musik hits. Kekompakan mereka dibuktikan dengan tidak bubar atau bergantinya personil ketika salah satu dari mereka tersangkut sebuah persoalan dan mengharuskan band ini vakum selama 2 tahun. Justru masa istirahat tersebut digunakan masing-masing personil untuk semakin meningkatkan kualitas mereka dan kembali dengan sesuatu yang hebat. Termasuk membuat buku perjalanan mereka selama istirahat bermain musik dan sibuk dengan kepentingan masing-masing yang paling tidak bisa mengobati sedikit kerinduan para penggemarnya.

Kini mereka kembali dengan konsep yang lebih segar dan menjanjikan musik yang makin matang dan berkualitas. Ini terbukti dari salah satu lagu mereka yang tidak sengaja bocor ke masyarakat yang justru menjadi pemuncak tangga lagu di radio-radio walaupun secara resmi lagu tersebut belum di launching. Ternyata fenomena ini menjadi indikasi betapa NOAH dirindukan para “sahabat”, sebutan untuk fans NOAH Band. Tak lama setelah mereka berkumpul kembali, lagu yang dulunya bocor tersebut, secara resmi di launching lengkap dengan video klipnya. Dan seperti tanggapan sebelumnya, lagu yang bertitel “Separuh Aku” tersebut menjadi lagu andalan di setiap playlist radio di seluruh nusantara.

NEW HISTORY, NEW HOPE

Sebagai layaknya sebuah industri, manajemen NOAH band melakukan promo untuk lebih mendapatkan branding terbaik bagi NOAH Band. Salah satunya adalah dengan mengadakan konser di 5 Negara 2 benua sebagai wujud eksistensi kembalinya NOAH Band dan peluncuran album baru mereka. Dengan prestasinya ini, Museum Rekor Indonesia pun menganugerahkan rekor kepada NOAH sebagai Band yang berhasil konser di 5 negara dan 2 benua hanya dalam waktu 1 hari. Prestasi ini menjadi sejarah baru bagi NOAH maupun musik Indonesia. Harapannya sejarah ini menjadi sesuatu yang diingat untuk semakin menancapkan nama NOAH di hati para penggemar musik dan mengobati kerinduan para sahabat.

Melalui semangat yang sama dengan NOAH, Berlian Entertainment dan Rajawali Indonesia Communication bekerjasama untuk sebuah sajian spektakuler NOAH, Born to make History Concert di Yogyakarta. Sesungguhnya konser ini adalah rangkaian konser 9 kota dari NOAH dengan titel yang sama, namun untuk Yogyakarta, Rajawali Indonesia Communication bergabung dalam tour ini mendampingi Berlian Entertainment.

Ariel Cs yang tergabung dalam NOAH Band akan gelar konser di Yogyakarta tanggal 17 Oktober 2012 dalam rangkaian konser tour 9 kota bertajuk “Born to Make History”. Konser resurrection yang sedianya akan dilangsungkan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta ini, oleh pihak promotor, yakni Rajawali Indonesia Communication dan Berlian Entertainment, akhirnya dipindahkan ke Grand Pacific Convention Hall Yogyakarta dengan alasan kenyamanan.

Disampaikan pula bahwa perubahan tempat acara tersebut tidak mempengaruhi jenis atau kelas tiket yang telah disediakan sebelumnya. Untuk mengakomodasi antusiasme penggemar fanatik band papan atas Indonesia yang sebelumnya bernama Peterpan ini, pihak penyelenggara menyediakan 3000 tiket mulai dari kelas festival sampai dengan VVIP.“Sampai saat ini tiket masih tersedia baik yang kelas festival maupun VIP. Sebelumnya kami memang melakukan pre-sale tiket sebanyak 500 tiket dengan harga Rp. 50.000 lebih murah untuk semua kelas tapi langsung habis terjual dalam sehari. Nah, banyak yang salah informasi bahwa tiket sudah habis semua. Padahal itu cuma pre-sale sebanyak 500 lembar yang habis dan kami masih menyediakan 2500 lembar tiket lagi yang bisa dibeli mulai dari Rp. 150.000 untuk kelas festival hingga yang termahal Rp. 650.000 untuk VVIP,” ujar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, saat jumpa pers di Sagan Resto, Sabtu (29/9).

Mengenai konsep yang akan diterapkan, Anas menerangkan bahwa konser ini akan dibuat sama seperti saat NOAH konser di 5 negara 2 benua yang memecahkan rekor MURI beberapa waktu lalu. Dengan konsep panggung tematik, tata lampu dan efek multimedia yang spektakuler, konser ini diharapkan dapat mendukung penampilan NOAH yang fenomenal. NOAH juga membawa show management dan lighting director sendiri dalam setiap konsernya.

Rangkaian konser ini diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (keyboard) setelah vakum dari pentas panggung dan industri musik selama kurang lebih dua tahun. Penonton akan diajak menikmati lagu-lagu terbaru NOAH seperti hits “Separuh Aku” dan bernostalgia dengan lagu unggulan mereka saat masih bernama Peterpan. Konser ini juga membuktikan eksistensi Ariel dan kawan-kawan di blantika musik Indonesia dan musikalitas mereka dalam menghasilkan hits-hits yang menguasai tangga lagu dalam negeri.

Maka, jangan lupa menyaksikan Konser spesial NOAH, Born to Make History Concert pada tanggal tersebut. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kantor Rajawali Indonesia di 0274-520115, atau follow akun @RajawaliIndo dan ikuti #NOAHjogja.

Group Acapella asal Amerika, Pentatonix untuk pertama kalinya akan hadir menyapa para penggemarnya di Indonesia pada awal Juni mendatang. Kejutanpun langsung terjadi, konser yang rencana akan digelar di Balai Kartini pada tgl. 3 Juni 2015 langsung diserbu para penggemarnya dan tiketpun terjual habis. Dan karena masih banyaknya permintaan dari para calon penonton yang tidak kebagian tiket maka promotor Rajawali Indonesia bekerja sama dengan Management Pentatonix akhirnya memutuskan untuk menambah satu kali lagi konsernya pada tgl 4 Juni 2015 di gedung Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Pentatonix (Scott Hoying, Mitch Grassi, Kirstie Maldonado, Avi Kaplan dan Kevin Olusola) memulai karir bermusik sejak tahun 2011 dari kota Arlington, Texas, Amerika Serikat. Setelah berhasil menang di acara televisi The Sing-Off yang ditayangkan oleh NBC, Pentatonix menanda-tangani kontrak album dengan Sony Music International. Debut mini album EP PTX, Volume 1 dirilis setahun kemudian dan berhasil mendapatkan perhatian terutama di dunia social media YouTube hingga 8 juta pelanggan dan video-video mereka diputar lebih dari 100 juta kali view. Album kedua PTX, Volume II dirilis tahun 2013 langsung menduduki puncak chart Independent Album di Billboard USA dan serta merta prestasi mereka mulai mewabah di seluruh tangga lagu dunia.

Pada bulan Februari 2015, single hits Pentatonix ‘Daft Punk’ berhasil meraih penghargaan tertinggi di dunia music International Grammy Award untuk kategori ‘Best Arrangement, Instrumental Or A Capella. Rangkaian konser keliling dunia dengan title ‘On My Way Home Tour’ telah digelar Pentatonix dimulai dari Amerika, Eropa dan Asia. Dan Jakarta juga mendapatkan kehormatan bagi pecinta Pentatonix dengan tampil 2 hari disini nanti.

Kehadiran group Pentatonix di Jakarta diprakarsai oleh Rajawali Indonesia dan Midas Promotion. Penampilkan Pentatonix 2 kali di dua gedung konser berbeda dipastikan akan menampilkan suasana pengalaman konser yang berbeda pula. Ticket Pentatonix ‘Live In Jakarta’ masih bisa didapatkan di masing-masing venue. Jadi jangan lupa segera dapatkan ticketnya sebelum kehabisan …More info: www.ptxofficial.com

Harga Presale

PENTA : Rp. 1.125.000
VIP : Rp. 750.000
FESTIVAL : Rp. 517.500
TRIBUN : Rp. 345.000

Harga Normal

PENTA : Rp. 1.500.000
VIP : Rp. 1.000.000
FESTIVAL : Rp. 690.000
TRIBUN : Rp. 460.000

*Harga ticket sudah termasuk tax 10%

Online Ticketbox:
www.loketics.com

Hotline:
0822-4271.8000

Rajawali Indonesia Communication kembali mempersembahkan sebuah karyanya. Ingin mengulang kesuksesan konser NOAH dan MLTR, kali ini promotor musik asal Yogyakarta ini menyasar segmen anak-anak dan remaja dengan menghadirkan konser COBOY JUNIOR Live in Jogja. Konser yang rencananya akan diselenggarakan di Grand Pacific Hall tanggal 30 Desember 2012 jam 15.00 ini spesial dihadirkan untuk mengisi agenda liburan keluarga di penghujung tahun.

Coboy Jr (baca: Coboy Junior) merupakan grup vokal yang terdiri dari anak-anak berbakat jebolan Musikal Laskar Pelangi hasil gemblengan Mira Lesmana dan Riri Riza. Mereka adalah Teuku Rizky Muhammad (Kiki), Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Iqbaal), Alvaro Maldini Siregar (Aldi) dan Bastian Bintang Simbolon (Bastian). Karir 4 bocah multi-talenta ini kian menapaki tangga kesuksesan setelah single perdana ‘Kamu’ di tahun 2011 diterima baik oleh masyarakat.

Coboy Junior merupakan idola yang sedang digandrungi. Bakat luar biasa dan kemampuan entertain yang dimiliki menjadikan mereka idola remaja saat ini. Di tengah demam boy/girl band, Coboy Jr hadir dengan warna baru.

Bukan saja populer karena tampang ‘imut’ tetapi kualitas vokal dari masing-masing personil, karakter suara serta kepiawaian menari di atas panggung.

Dipilihnya Coboy Jr tampil di Yogya bukan tanpa alasan, konser ini nantinya akan menjadi penampilan perdana Coboy Jr di Yogya. Rajawali Indonesia ingin memberi suguhan yang berbeda dengan tema yang lebih fun dan ceria tentu saja dengan segmen penikmat musik yang lebih muda. Tidak menutup kemungkinan pembeli tiketnya selain Comate (sebutan untuk penggemar Coboy Jr) adalah seluruh anggota keluarga, sebuah suguhan yang layak untuk dijadikan agenda liburan bersama keluarga.

Sebagai sebuah suguhan, Rajawali Indonesia tidak akan pernah mengesampingkan aspek kemasan acaranya. Konser yang direncanakan berdurasi 90 menit ini akan digarap dengan tata panggung, sound dan lighting yang terkonsep dan maksimal layaknya sebuah konser besar yang pernah digarap. Coboy Jr akan tampil membawakan 11 lagu diantaranya seperti Kamu, Eeaaa, Kenapa Mengapa dan hits mereka yang lain serta penampilan spesial dari Super K Band yang terdiri dari 3 anak yang mempunyai talenta luar biasa dengan skill musik, performance dan attitude bermain yang patut diperhitungkan.

Promotor telah menyiapkan 3000 tiket yang dibagi menjadi 3 kelas: Silver Rp 150.000,- Gold Rp 400.000,- Platinum Rp 650.000,- yang bisa didapatkan di official ticket box mulai 17 Desember. Rajawali Indonesia juga menyediakan tiket khusus Super VIP dengan fasilitas tambahan Meet & Greet. Khusus tiket ini hanya dapat dipesan di Rajawali Indonesia 520115 atau sms hotline 082128902890.

Tiket Presale akan mulai dijual dari tanggal 13 – 16 Desember 2012 di kantor Rajawali Indonesia, Jl. Kaliurang Km 5 Gg Grompol 2 Yogyakarta. Selama 4 hari tersebut, tiket dijual relatif lebih murah. Untuk kelas Silver hanya dijual seharga Rp100.000, Gold Rp275.000 dan Platinum Rp425.000. Untuk perkembangan terbaru dapat diikuti melalui twitter @RajawaliIndo dan dengan tagar #CoboyJrJogja.

Glenn akan mengadakan sebuah konser tunggal bertitel Konser Tunggal 17 Tahun Glenn Fredly: Cinta Beta yang rencananya diadakan 2 September 2012 di Istora Senayan, Jakarta. Konser ini digelar untuk memperingati tujuh belas tahun eksistensi Glenn di belantika musik Tanah Air. Bekerjasama dengan promotor RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION, penyanyi yang melejit berkat single "Cukup Sudah" ini dipastikan juga akan memperkenalkan seni budaya dari Indonesia Timur, tepatnya dari tanah kelahirannya, Ambon.

Meski baru akan digelar pada 2 September mendatang, namun konser 17 tahun Glen Fredly bertajuk "Cinta Beta" telah disiapkan dengan baik. Dalam konser itu, Glenn akan membawa romantisme Indonesia Timur ke Istora Senayan. "Lagu-lagu akan saya ambil dari 17 tahun berkarir, tapi akan ada juga lagu baru. Saya ingin membawa romantisme Indonesia Timur di lagu-lagu saya. Seperti apa bentuknya, nanti kita lihat," kata Glenn Fredly saat konferensi pers di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Menurutnya, Konser 17 tahun Glenn Fredly "Cinta Beta" adalah gambaran yang sangat sederhana. "Tapi kalau dijabarkan, itu menggambarkan identitas saya sebagai orang Indonesia dari Timur," kata Glenn.

Pria asal Ambon Maluku ini berharap, konser tunggalnya nanti akan menjadi pewarna indah di tengah pragmatisme musik Indonesia yang lahir begitu saja, tanpa dipikirkan. "Angka 17 masih muda tapi harus ditandai. Tapi ini menjadi sebuah jawaban saya bagi penikmat musik, bahwa berkarya itu tidak hanya untuk media tertentu," jelasnya.

Tiket konser "Cinta Beta" sendiri dibanderol promotor seharga VIP Rp750 ribu, Tribun A Rp300 ribu, Tribun B Rp250 ribu, Festival A Rp400 ribu, dan Festival B Rp350 ribu. Tiket juga bisa diperoleh melalui website Rajakarcis.com. dan Disctarra.com

More info :
#17Tahun Glenn @RajawaliIndo : 0274 520115

Band Legendaris asal Australia, Air Supply merupakan salah satu band yang dinanti kehadirannya di Indonesia. Kali ini dalam rangkaian tur konser Air Supply 40th Anniversary Tour, mereka kembali hadir dan hanya tampil di 2 kota saja di Indonesia, yaitu di Graha Cakrawala UN, Malang pada tanggal 10 Maret 2015, dan esok harinya di Ballroom Hotel Tentrem, Yogyakarta pada tanggal 11 Maret 2015.

Duo Air Supply terdiri dari Russell Hitchcock dan Graham Russell yang mempunyai jutaan fans ini, juga mempunyai sederetan lagu hits yang pasti tak lekang oleh jaman, sebut saja “Goodbye, Making Love Out of Nothing at All, All Out of Love, Hero”, dan masih banyak lagi.

Menurut sang promotor, Rajawali Indonesia, Air Supply akan tampil dengan format full band dan akan membawakan setidaknya 20 - 23 lagu hits mereka. Promotor Rajawali Indonesia juga menyiapkan sekitar 3000 tiket, melihat antusiasme pada saat presale, antusias warga di kota Malang dan Yogyakarta sangat besar untuk menonton artis idola mereka ini, bahkan sampai luar kota Malang dan Jogja.

Berikut Harga tiket di Malang dan Jogja :

Platinum : Rp. 1.500.000,-
Gold : Rp. 750.000,-
Silver : Rp. 500.000,-
Festival : Rp. 250.000,-

Tiket Box tiket konser Air Supply di Malang:
Ria Djenaka, Monopoli Merbabu dan Soekarno Hattha, Radio Elfara FM dan Anang Family Karaoke

Tiket Box tiket konser Air Supply di Yogyakarta:
Radio Swaragama FM, Radio JIZ FM, Legend Coffee dan Tribun Jogja. Untuk informasi konser dapat mengubungi nomer hotline 08125510 0096 (Malang) dan 082242718000 (Jogja) Selain itu, Rajawali Indonesia juga mengatakan bahwa tahun 2015 ini mereka masih akan membawa beberapa artis internasional untuk konser di Indonesia.

“Kami akan selalu menghadirkan konser yang berkelas, setelah Air Supply masih ada beberapa artis internasional yang akan datang ke Jogjakarta dan beberapa kota di Indonesia, tunggu saja” ungkap Anas Sahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia.

Untuk informasi tentang konser – konser yang akan diadakan Rajawali Indonesia, masyarakat bisa follow twitter @RajawaliIndo.

Penggemar Michael Learns To Rock (MLTR) bersiap-siap menyambut kembali kedatangan band legendaris asal Denmark ini. Setelah tahun 2005 yang lalu mereka sempat tampil di Yogyakarta untuk konser amal. Kali ini Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kande Wanscher kini akan datang kembali ke Yogyakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian lawatan mereka ke Asia di tahun 2012.

Duet promotor Starlight Enterprise dan Rajawali Indonesia yang memboyong aksi panggung MLTR secara live di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 1 Desember 2012 mendatang. Fansbase yang cukup banyak di Asia membuat band yang baru saja meluncurkan album baru “Scandinavia” pada bulan Juni lalu ingin selalu kembali untuk menggelar konsernya. Yogyakarta merupakan kota kedua, dari 3 kota yang dipilih selain Balikpapan dan Surabaya. Ternyata kota Yogyakarta punya daya tarik dan kenangan tersendiri bagi ketiga personil MLTR. Selain tampil menghibur selama 1,5 jam penuh mengobati kerinduan penggemarnya, band yang terbentuk tahun 1988 ini juga telah menyiapkan kejutan untuk penggemarnya dan segudang rencana selama tur di Yogyakarta.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi mengatakan memboyong MLTR ke Yogyakarta merupakan bagian dari ‘otonomi’ konser atau pemerataan konser ke daerah-daerah. Konser kelas internasional tak hanya terpusat di Jakarta saja. Menurutnya Yogyakarta layak dijadikan tempat konser kelas internasional meskipun dengan berbagai pertimbangan, termasuk venue dan harga tiket. Sehingga Yogyakarta tidak lagi dilewati konser-konser bagus dan berkelas.

Bagi promotor, untuk memberi suguhan dengan kualitas tinggi, diperlukan pula kesadaran masyarakat untuk membeli harga tiket yang sesuai dengan kelasnya. Anas menyebutkan bahwa menonton konser itu tidak sekadar membeli tiket, tetapi sebuah kemasan sajian konser yang berkualitas dan terkonsep, jadi begitu penonton pulang menikmati sebuah konser ada sesuatu yang ia dapatkan.

Tiket konser yang rencananya akan dibangun dengan nuansa romantis spektakuler ini dibanderol mulai harga 350.000 untuk Festival B dan 500.000 untuk Festival A. Hotline Rajawali Indonesia di 0274 520115 akan melayani pemesanan dan pembelian tiket nonton yang disiapkan hanya sekitar 3000 lembar tiket saja. Seat penonton VIP yang dibanderol harga 1,5 juta disiapkan terbatas, dan sudah hampir terisi penuh. Akan ada treatment eksklusif yang sudah siapkan pihak promotor bagi pembeli tiket VIP seperti VIP lounge, zona parkir khusus dan pastinya bertemu secara langsung dengan ketiga personil MLTR, di luar agenda konser. Pihak promotor membuka hotline sms 24 jam untuk melayani permintaan pemesanan di luar jam kerja di 0821 2890 2890.

Tidak saja dari Yogyakarta, banyak penggemar dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang yang sudah beli tiket jauh-jauh hari. Maka jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan aksi panggung MLTR yang akan dibangun dengan balutan suasana romantis spektakuler.Untuk tetap mengikuti informasi terbaru seputar konser MLTR di Yogyakarta melalui twitter @RajawaliIndo atau Hastag #MLTRJogja

Tontonan Menghibur Sekaligus Mendidik

Kesuksesan Musikal Laskar Pelangi (MLP) yang digagas Mira Lesmana bersama Riri Reza akhirnya menjalar ke kota Yogyakarta. Adalah promotor Rajawali Indonesia yang memboyong semua tim Musikal Laskar Pelangi ke yogyakarta lengkap dari mulai pemain, setting panggung sampai kru. Pihak Rajawali Indonesia ingin menampilkan alternatif hiburan yang mendidik dan mempunyai nilai edukasi kepada masyarakat lewat sebuah teater musikal. Pesan moral yang kuat dari cerita Laskar Pelangi merupakan nilai tersendiri dalam kehidupan yang patut ditiru.

Tapi perjuangan Rajawali Indonesia untuk memboyong Musikal Laskar Pelangi (MLP) ke Jogja tidaklah mudah. Ternyata banyak persyaratan yang diminta oleh pihak Mira Lesmana dan tim. Mulai dari kelayakan gedung, soundsystem serta daya beli masyarakat Jogja sendiri. Pihak Rajawali Indonesia menyadari bukan pekerjaan mudah membawa teater musikal di daerah seperti Jogja. "Karena pertunjukkan teater musikal adalah tontonan orang perkotaan, dan hal yang baru bagi orang daerah. Ini sebuah tantangan baru yang mengasyikkan buat kami dari Rajawali Indonesia untuk membuat pertunjukkan MLP di Jogja," jelas Anas Syahrul Alimi yang sukses membuat Trio Lestari yang terdiri dari Glen Fredly, Tompi dan Sandy Sondoro dan memanggungkan mereka di berbagai kota di Indonesia.

"Awalnya kami menawarkan ide ke Mbak Mira dan tim untuk mementaskan MLP di Jogja. Ternyata Mbak Mira berkeinginan membuat tur keliling MLP ke bebagai kota besar di Indonesia dan ternyata gayung bersambut. Mulai kami intensif survey beberapa gedung pertunjukkan yang layak dipakai untuk musical play ini. Ternyata Mbak Mira memilih Jogja Expo Center. Kami sepakat dan deal untuk mementaskan MLP di Jogja," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia yang baru saja sukses menggelar konser Kahitna berkolaborasi dengan Rick Price di 5 Kota besar di Indonesia.

Untuk Jogja dipilih tanggal 25, 26, 27 Mei 2012 dengan frekuensi pertunjukkan sebanyak 5 kali selama 3 hari. Pihak Mira Lesmana dan tim yg terdiri dari Riri Riza (Director), Erwin Gutawa (Arranger), Jay Subiakto (Art Director), Toto Arto dan Mira Lesmana (Producer), Hartati (Koreografer) membawa semua pemain dan set panggung seperti saat mereka manggung di Jakarta dan Singapura. "Jadi tidak ada perbedaan antara menonton di Jakarta dan Jogja, semua dibuat sama persis oleh timnya Mbak Mira. Pertunjukan MLP di Jogja ini full version selama 2,5 jam dengan diiringi music live oleh Erwin Gutawa Orchestra. Ada tambahan sedikit, Mbak Mira dan tim akan mengadakan audisi beberapa pemain dari Jogja untuk berpartisipasi dalam teater musikal ini. Kalau pemain lokal ini bagus, akan ada kemungkinan dibawa serta dalam tur MLP ke kota berikutnya, begitu janji Mbak Mira dan Mas Riri kepada kami," jelas Anas Alimi yang merasa bersyukur bisa mendatangkan MLP ke Jogja.

Dengan adanya Teater Musikal Laskar Pelangi di Jogja tentunya akan menambah wawasan bagi masyarakat, mengingat tontonan ini bisa dinikmati dari berbagai kalangan usia, mulai dari 7 - 45 tahun bahkan lebih. Yang jelas teater Musikal Laskar Pelangi selain menghibur pasti mendidik. itu yang jarang kita punyai. Dan Rajawali Indonesia sudah memulainya untuk masyarakat Jogja. Pertunjukan MLP Goes to Jogja ini juga disupport oleh PT. Sari Husada sebagai produsen susu pertumbuhan SGM.

Mulai tanggal 21 hingga 25 Maret 2012, masyarakat Jogja dan Jawa Tengah sudah bisa membeli tiket presale untuk kelas platinum dengan diskon 20% di Pameran Anak The Jungle, Stand Rajawali Indonesia di Gedung Jogja Expo Center (JEC) nomor H 1. Mulai tanggal 26 Maret 2012 masyarakat sudah bisa membeli tiket all class dengan menghubungi nomor 0274 520115 atau bisa mengikuti di twitter @RajawaliIndo atau FB Fanpage Musikal Laskar Pelangi Goes to Jogja.