Penggemar Michael Learns To Rock (MLTR) bersiap-siap menyambut kembali kedatangan band legendaris asal Denmark ini. Setelah tahun 2005 yang lalu mereka sempat tampil di Yogyakarta untuk konser amal. Kali ini Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kande Wanscher kini akan datang kembali ke Yogyakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian lawatan mereka ke Asia di tahun 2012.

Duet promotor Starlight Enterprise dan Rajawali Indonesia yang memboyong aksi panggung MLTR secara live di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 1 Desember 2012 mendatang. Fansbase yang cukup banyak di Asia membuat band yang baru saja meluncurkan album baru “Scandinavia” pada bulan Juni lalu ingin selalu kembali untuk menggelar konsernya. Yogyakarta merupakan kota kedua, dari 3 kota yang dipilih selain Balikpapan dan Surabaya. Ternyata kota Yogyakarta punya daya tarik dan kenangan tersendiri bagi ketiga personil MLTR. Selain tampil menghibur selama 1,5 jam penuh mengobati kerinduan penggemarnya, band yang terbentuk tahun 1988 ini juga telah menyiapkan kejutan untuk penggemarnya dan segudang rencana selama tur di Yogyakarta.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi mengatakan memboyong MLTR ke Yogyakarta merupakan bagian dari ‘otonomi’ konser atau pemerataan konser ke daerah-daerah. Konser kelas internasional tak hanya terpusat di Jakarta saja. Menurutnya Yogyakarta layak dijadikan tempat konser kelas internasional meskipun dengan berbagai pertimbangan, termasuk venue dan harga tiket. Sehingga Yogyakarta tidak lagi dilewati konser-konser bagus dan berkelas.

Bagi promotor, untuk memberi suguhan dengan kualitas tinggi, diperlukan pula kesadaran masyarakat untuk membeli harga tiket yang sesuai dengan kelasnya. Anas menyebutkan bahwa menonton konser itu tidak sekadar membeli tiket, tetapi sebuah kemasan sajian konser yang berkualitas dan terkonsep, jadi begitu penonton pulang menikmati sebuah konser ada sesuatu yang ia dapatkan.

Tiket konser yang rencananya akan dibangun dengan nuansa romantis spektakuler ini dibanderol mulai harga 350.000 untuk Festival B dan 500.000 untuk Festival A. Hotline Rajawali Indonesia di 0274 520115 akan melayani pemesanan dan pembelian tiket nonton yang disiapkan hanya sekitar 3000 lembar tiket saja. Seat penonton VIP yang dibanderol harga 1,5 juta disiapkan terbatas, dan sudah hampir terisi penuh. Akan ada treatment eksklusif yang sudah siapkan pihak promotor bagi pembeli tiket VIP seperti VIP lounge, zona parkir khusus dan pastinya bertemu secara langsung dengan ketiga personil MLTR, di luar agenda konser. Pihak promotor membuka hotline sms 24 jam untuk melayani permintaan pemesanan di luar jam kerja di 0821 2890 2890.

Tidak saja dari Yogyakarta, banyak penggemar dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang yang sudah beli tiket jauh-jauh hari. Maka jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan aksi panggung MLTR yang akan dibangun dengan balutan suasana romantis spektakuler.Untuk tetap mengikuti informasi terbaru seputar konser MLTR di Yogyakarta melalui twitter @RajawaliIndo atau Hastag #MLTRJogja

Tontonan Menghibur Sekaligus Mendidik

Kesuksesan Musikal Laskar Pelangi (MLP) yang digagas Mira Lesmana bersama Riri Reza akhirnya menjalar ke kota Yogyakarta. Adalah promotor Rajawali Indonesia yang memboyong semua tim Musikal Laskar Pelangi ke yogyakarta lengkap dari mulai pemain, setting panggung sampai kru. Pihak Rajawali Indonesia ingin menampilkan alternatif hiburan yang mendidik dan mempunyai nilai edukasi kepada masyarakat lewat sebuah teater musikal. Pesan moral yang kuat dari cerita Laskar Pelangi merupakan nilai tersendiri dalam kehidupan yang patut ditiru.

Tapi perjuangan Rajawali Indonesia untuk memboyong Musikal Laskar Pelangi (MLP) ke Jogja tidaklah mudah. Ternyata banyak persyaratan yang diminta oleh pihak Mira Lesmana dan tim. Mulai dari kelayakan gedung, soundsystem serta daya beli masyarakat Jogja sendiri. Pihak Rajawali Indonesia menyadari bukan pekerjaan mudah membawa teater musikal di daerah seperti Jogja. "Karena pertunjukkan teater musikal adalah tontonan orang perkotaan, dan hal yang baru bagi orang daerah. Ini sebuah tantangan baru yang mengasyikkan buat kami dari Rajawali Indonesia untuk membuat pertunjukkan MLP di Jogja," jelas Anas Syahrul Alimi yang sukses membuat Trio Lestari yang terdiri dari Glen Fredly, Tompi dan Sandy Sondoro dan memanggungkan mereka di berbagai kota di Indonesia.

"Awalnya kami menawarkan ide ke Mbak Mira dan tim untuk mementaskan MLP di Jogja. Ternyata Mbak Mira berkeinginan membuat tur keliling MLP ke bebagai kota besar di Indonesia dan ternyata gayung bersambut. Mulai kami intensif survey beberapa gedung pertunjukkan yang layak dipakai untuk musical play ini. Ternyata Mbak Mira memilih Jogja Expo Center. Kami sepakat dan deal untuk mementaskan MLP di Jogja," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia yang baru saja sukses menggelar konser Kahitna berkolaborasi dengan Rick Price di 5 Kota besar di Indonesia.

Untuk Jogja dipilih tanggal 25, 26, 27 Mei 2012 dengan frekuensi pertunjukkan sebanyak 5 kali selama 3 hari. Pihak Mira Lesmana dan tim yg terdiri dari Riri Riza (Director), Erwin Gutawa (Arranger), Jay Subiakto (Art Director), Toto Arto dan Mira Lesmana (Producer), Hartati (Koreografer) membawa semua pemain dan set panggung seperti saat mereka manggung di Jakarta dan Singapura. "Jadi tidak ada perbedaan antara menonton di Jakarta dan Jogja, semua dibuat sama persis oleh timnya Mbak Mira. Pertunjukan MLP di Jogja ini full version selama 2,5 jam dengan diiringi music live oleh Erwin Gutawa Orchestra. Ada tambahan sedikit, Mbak Mira dan tim akan mengadakan audisi beberapa pemain dari Jogja untuk berpartisipasi dalam teater musikal ini. Kalau pemain lokal ini bagus, akan ada kemungkinan dibawa serta dalam tur MLP ke kota berikutnya, begitu janji Mbak Mira dan Mas Riri kepada kami," jelas Anas Alimi yang merasa bersyukur bisa mendatangkan MLP ke Jogja.

Dengan adanya Teater Musikal Laskar Pelangi di Jogja tentunya akan menambah wawasan bagi masyarakat, mengingat tontonan ini bisa dinikmati dari berbagai kalangan usia, mulai dari 7 - 45 tahun bahkan lebih. Yang jelas teater Musikal Laskar Pelangi selain menghibur pasti mendidik. itu yang jarang kita punyai. Dan Rajawali Indonesia sudah memulainya untuk masyarakat Jogja. Pertunjukan MLP Goes to Jogja ini juga disupport oleh PT. Sari Husada sebagai produsen susu pertumbuhan SGM.

Mulai tanggal 21 hingga 25 Maret 2012, masyarakat Jogja dan Jawa Tengah sudah bisa membeli tiket presale untuk kelas platinum dengan diskon 20% di Pameran Anak The Jungle, Stand Rajawali Indonesia di Gedung Jogja Expo Center (JEC) nomor H 1. Mulai tanggal 26 Maret 2012 masyarakat sudah bisa membeli tiket all class dengan menghubungi nomor 0274 520115 atau bisa mengikuti di twitter @RajawaliIndo atau FB Fanpage Musikal Laskar Pelangi Goes to Jogja.

Yogyakarta kembali diberikan suguhan hebat. Untuk yang kesekian kalinya, konser artis papan atas kembali digelar di Kota Pelajar ini. Tak tanggung-tanggung, tema besar Spectacular Colaboration diusung kali ini. Tompi, Glenn Fredly, dan Indra Lesmana siap menghibur Yogyakarta dalam konser bertajuk “INDONESIA HITS SONG WITH TOMPI, GLENN FREDLY AND INDRA LESMANA”.

Konser spektakuler yang kembali diusung oleh salah satu promotor kebanggan Yogyakarta Rajawali Indonesia Communication ini, akan menghadirkan pertunjukan spesial lagu-lagu hits Indonesia yang akan dikemas ulang oleh Indra Lesmana sebagai music director menjadi sesuatu yang segar yang akan dinyanyikan oleh dua penyanyi papan atas Indonesia Tompi dan Glenn Fredly. Tentunya akan menjadi kolaborasi yang spektakuler. Namun tak hanya tiga musisi tersebut yang akan memeriahkan acara, akan ada special performance dari RAS MUHAMAD sang reggae ambasaddor Indonesia yang akan semakin memberi warna persembahan malam itu.

Teuku Adifitrian atau yang dikenal dengan tompi, merupakan salah satu penyanyi solo terbaik yang dimiliki Indonesia. Beragam penghargaan telah diraihnya atas karya dan dedikasinya terhadap musik Indonesia. Setelah sukses dengan project kolaborasi sebelumnya bersama Glenn Fredly dan Sandy Sondoro yang juga dipromotori Rajawali Indonesia, penyanyi berdarah Aceh yang juga seorang dokter akan membuat sebuah gebrakan baru dengan kolaborasi dirinya, Glenn dan Indra Lesmana. Kemampuan olah vokal dan aksi panggung yang penuh improvisasi dan selalu memukau dari Tompi, selalu ditunggu Tompiholic, sebutan untuk fans Tompi.

Begitupun dengan Glenn Fredly. Penyanyi karismatik berdarah Maluku ini selalu ditunggu penampilannya oleh para fansnya yang tergabung dalam Rame-Rame People . Penampilan Glenn dengan lagu-lagu romantisnya, selalu berhasil membius para penonotnnya untuk larut dalam suasana konser. Penyanyi yang mengawali karirnya melalui sebuah ajang pencarian bakat ini, dikenal ramah dan dekat dengan para penggemarnya. Karyanya pun sudah banyak yang memperoleh penghargaan. Lagu-lagu andalan seperti Cukup Sudah, Januari, Sedih Tak Berujung dan Cinta Putih masih sangat digemari hingga sekarang.

Lain Glenn, lain pula Indra Lesmana. Salah satu musisi multi talenta yang dimiliki Indonesia. Dari mulai menyanyi, music director, hingga komposer lagu, pernah dia jalani dan sukses. Musisi yang memulai bermusik sejak usia 10 tahun ini telah menjadi ikon jazz Indonesia. Banyak prestasi yang ia torehkan, termasuk salah satunya adalah berkolaborasi dengan beberapa musisi Jazz internasional macam Vinie Colaiuta, Michael Landau, Boby Chew.

Dalam konser ini, Indra Lesmana akan mengemas ulang lagu-lagu hits Indonesia dengan sajian yang lebih segar yang tentunya akan semakin spesial ketika dinyanyikan oleh Tompi dan Glenn. Apalagi dengan kehadiran Ras Muhamad yang akan semakin menambah warna dan menyemarakan spektakulernya konser nanti.

Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi saat ditemui wartawan, “Konsepnya memang Spectacular Collaboration, dimana Indra (Lesmana) akan mengemas ulang lagu-lagu hits Indonesia yang akan dinyanyikan oleh Tompi dan Glenn (Fredly). Mereka akan memberikan sebuah suguhan yang spesial. Kami juga hadirkan Ras Muhamad sebagai warna berbeda yang akan membuat konser makin spektakuler.”

Acara yang akan digelar pada 04 Februari 2012 di Grand Pacific Hall Yogyakarta ini rencananya akan dimulai pukul 20.00 WIB. Jadi pastikan dalam agenda anda tanggal 04 Februari nanti menyaksikan “INDONESIA HITS SONG WITH TOMPI, GLENN FREDLY AND INDRA LESMANA (Spesial Performance Ras Muhamad)”. Sebuah konser spektakuler di awal bulan Februari yang tentunya tak pantas dilewatkan bukan?.

Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi di 0274-520115 atau line sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter Rajawali Indonesia di @RajawaliIndo. Dan kunjung website Rajawali di www.RAJAWALIINDONESIA.com.

NOAH BAND, yang terdiri dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David merupakan salah satu kekuatan baru musik Indonesia. Kembalinya Band yang dulu berkibar dengan nama Perterpan ini cukup menggugah rasa penasaran dan ingin tau penggemar setia dan penikmat musik lainnya. Dari situlah konser spesial ini bermula ” Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, Promotor.

NOAH, nama sederhana yang memiliki makna mendalam. Ada yang mengkaitkannya dengan salah satu Nabi dalam penyebutan Ibrani, ada yang mengaitkannya dengan tokoh penolong manusia dalam kiamat banjir di zaman purba, namun belakangan nama ini tentu terkait dengan kembalinya mega grup Indonesia yang dulu sempat merajai dunia musik Indonesia dengan nama Peterpan, kini muncul kembali dengan tampilan anyar yang makin mengkilat. Ya..lahirnya NOAH Band akan menjadi fenomena tersendiri di industri musik Indonesia.

Band yang digawangi Ariel pada vokal, Uki dan Lukman pada gitar, Reza pada Drum dan David pada keyboard ini memang bukan band yang lahir dengan sembarangan. Musikalitas dan kwalitas mereka merupakan jaminan terlahirnya musik-musik hits. Kekompakan mereka dibuktikan dengan tidak bubar atau bergantinya personil ketika salah satu dari mereka tersangkut sebuah persoalan dan mengharuskan band ini vakum selama 2 tahun. Justru masa istirahat tersebut digunakan masing-masing personil untuk semakin meningkatkan kualitas mereka dan kembali dengan sesuatu yang hebat. Termasuk membuat buku perjalanan mereka selama istirahat bermain musik dan sibuk dengan kepentingan masing-masing yang paling tidak bisa mengobati sedikit kerinduan para penggemarnya.

Kini mereka kembali dengan konsep yang lebih segar dan menjanjikan musik yang makin matang dan berkualitas. Ini terbukti dari salah satu lagu mereka yang tidak sengaja bocor ke masyarakat yang justru menjadi pemuncak tangga lagu di radio-radio walaupun secara resmi lagu tersebut belum di launching. Ternyata fenomena ini menjadi indikasi betapa NOAH dirindukan para “sahabat”, sebutan untuk fans NOAH Band. Tak lama setelah mereka berkumpul kembali, lagu yang dulunya bocor tersebut, secara resmi di launching lengkap dengan video klipnya. Dan seperti tanggapan sebelumnya, lagu yang bertitel “Separuh Aku” tersebut menjadi lagu andalan di setiap playlist radio di seluruh nusantara.

NEW HISTORY, NEW HOPE

Sebagai layaknya sebuah industri, manajemen NOAH band melakukan promo untuk lebih mendapatkan branding terbaik bagi NOAH Band. Salah satunya adalah dengan mengadakan konser di 5 Negara 2 benua sebagai wujud eksistensi kembalinya NOAH Band dan peluncuran album baru mereka. Dengan prestasinya ini, Museum Rekor Indonesia pun menganugerahkan rekor kepada NOAH sebagai Band yang berhasil konser di 5 negara dan 2 benua hanya dalam waktu 1 hari. Prestasi ini menjadi sejarah baru bagi NOAH maupun musik Indonesia. Harapannya sejarah ini menjadi sesuatu yang diingat untuk semakin menancapkan nama NOAH di hati para penggemar musik dan mengobati kerinduan para sahabat.

Melalui semangat yang sama dengan NOAH, Berlian Entertainment dan Rajawali Indonesia Communication bekerjasama untuk sebuah sajian spektakuler NOAH, Born to make History Concert di Yogyakarta. Sesungguhnya konser ini adalah rangkaian konser 9 kota dari NOAH dengan titel yang sama, namun untuk Yogyakarta, Rajawali Indonesia Communication bergabung dalam tour ini mendampingi Berlian Entertainment.

Ariel Cs yang tergabung dalam NOAH Band akan gelar konser di Yogyakarta tanggal 17 Oktober 2012 dalam rangkaian konser tour 9 kota bertajuk “Born to Make History”. Konser resurrection yang sedianya akan dilangsungkan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta ini, oleh pihak promotor, yakni Rajawali Indonesia Communication dan Berlian Entertainment, akhirnya dipindahkan ke Grand Pacific Convention Hall Yogyakarta dengan alasan kenyamanan.

Disampaikan pula bahwa perubahan tempat acara tersebut tidak mempengaruhi jenis atau kelas tiket yang telah disediakan sebelumnya. Untuk mengakomodasi antusiasme penggemar fanatik band papan atas Indonesia yang sebelumnya bernama Peterpan ini, pihak penyelenggara menyediakan 3000 tiket mulai dari kelas festival sampai dengan VVIP.“Sampai saat ini tiket masih tersedia baik yang kelas festival maupun VIP. Sebelumnya kami memang melakukan pre-sale tiket sebanyak 500 tiket dengan harga Rp. 50.000 lebih murah untuk semua kelas tapi langsung habis terjual dalam sehari. Nah, banyak yang salah informasi bahwa tiket sudah habis semua. Padahal itu cuma pre-sale sebanyak 500 lembar yang habis dan kami masih menyediakan 2500 lembar tiket lagi yang bisa dibeli mulai dari Rp. 150.000 untuk kelas festival hingga yang termahal Rp. 650.000 untuk VVIP,” ujar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, saat jumpa pers di Sagan Resto, Sabtu (29/9).

Mengenai konsep yang akan diterapkan, Anas menerangkan bahwa konser ini akan dibuat sama seperti saat NOAH konser di 5 negara 2 benua yang memecahkan rekor MURI beberapa waktu lalu. Dengan konsep panggung tematik, tata lampu dan efek multimedia yang spektakuler, konser ini diharapkan dapat mendukung penampilan NOAH yang fenomenal. NOAH juga membawa show management dan lighting director sendiri dalam setiap konsernya.

Rangkaian konser ini diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (keyboard) setelah vakum dari pentas panggung dan industri musik selama kurang lebih dua tahun. Penonton akan diajak menikmati lagu-lagu terbaru NOAH seperti hits “Separuh Aku” dan bernostalgia dengan lagu unggulan mereka saat masih bernama Peterpan. Konser ini juga membuktikan eksistensi Ariel dan kawan-kawan di blantika musik Indonesia dan musikalitas mereka dalam menghasilkan hits-hits yang menguasai tangga lagu dalam negeri.

Maka, jangan lupa menyaksikan Konser spesial NOAH, Born to Make History Concert pada tanggal tersebut. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kantor Rajawali Indonesia di 0274-520115, atau follow akun @RajawaliIndo dan ikuti #NOAHjogja.

Apa jadinya jika dua artis papan atas akan berbagi panggung dan bersama-sama menghibur penggemarnya? . Tentunya sebuah kehebohan dan tontonan spektakuler akan tercipta. Hal itulah yang akan terjadi di bulan Maret ini. Yogyakarta, Makassar,Surabaya, Medan dan Bandung, akan menjadi kota-kota beruntung yang didatangi konser spektakuler ini. RICK PRICE dan KAHITNA siap membuat ribuan penggemar mereka akan sangat sulit melewatkan konser kali ini.

RICK PRICE adalah seorang solois asal negeri Kangguru yang telah terkenal di seluruh dunia lewat beberapa tembangnya seperti Heaven knows, If You’re My Baby, Not Day Goes By , dan lain-lain. Artis yang mulai berkarya sejak tahun 80’an ini, mulai merilis karyanya di tahun 1992 melalui radio-radio di Australia. Dengan suara yang khas, lirik yang simpel dan melodi indah di tiap lagunya, RICK PRICE kemudian menjadi terkenal bahkan sempat menjadi trensetter para remaja kala itu. Hal ini tercermin dari tiket yang terjual habis pada konser keliling Australianya pada tahun 1993. Setelah menggelar konser akustiknya di Jakarta medio 2011 lalu, RICK PRICE ingin kembali memuaskan kerinduan pengggemarnya lewat konser kali ini.

Sedang KAHITNA adalah sebuah grup musik papan atas Indonesia yang kehadirannya memberikan warna lain pada perkembangan musik Indonesia. Grup asal Bandung yang didirikan 24 Juni 1986 ini, selalu ditunggu kehadirannya oleh para penggemarnya. KAHITNA dikenal bisa menyatukan unsur musik jazz, pop, fusion, latin dan bahkan etnik ke dalam bentuk musik bernuansa cinta khas Kahitna. Setelah konser memperingati 25 tahun band ini beberapa waktu lalu yang sukses, Kahitna kembali ingin memuaskan para penggemarnya khususnya yang di konser kemarin tidak sempat datang, melalui konser ini.

RAJAWALI INDONESIA, promotor yang bekerja sama dengan Melon Indonesia yang menjadi promotor konser spektakuler ini menyatakan mereka akan menyuguhkan sebuah konser yang akan memberikan nuansa cinta dan nostalgia yang akan disuguhkan RICK PRICE dan KAHITNA. Konser yang diberi tajuk “ INDONESIA TOUR 2012 RICK PRICE WITH KAHITNA LIVE IN CONCERT” akan menampilkan keduanya dalam sebuah konser megah nan spektakuler khas Rajawali Indonesia. Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi saat ditemui beberapa waktu lalu, “Konser ini memang sengaja kami buat sebagai persembahan bagi mereka yang ingin bernostalgia bersama Rick Price dan Kahitna. Lagu-lagu mereka yang bertema cinta akan menjadi sebuah sajian khusus bagi para penggemar yang sudah rindu kepada dua penyanyi ini.”

Konser ini akan digelar di 5 kota yaitu Yogyakarta, Makassar,Surabaya, Medan, dan Bandung. Dengan harga tiket yang masih terjangkau, konser ini sangat tak pantas dilewatkan. Untuk info pemesanan dan harga tiket, bisa hubungi 0274-520115 atau sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter di @RajawaliIndo atau website kami di www. RAJAWALIINDONESIA.com


Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi di 0274-520115 atau line sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter Rajawali Indonesia di @RajawaliIndo. Dan kunjungi website Rajawali di www.RAJAWALIINDONESIA.com

Penjualan Tiket Konser "Indonesia Tour 2012 RICK PRICE and KAHITNA Live in Concert" 5 Kota Besar

Live In Jogjakarta, Grand Pacific -- 9 Maret
Live In Medan, Santika Dyandra -- 11 Maret
Live In Makassar, Grand Clarion -- 13 Maret
Live In Bandung, Sasana Budaya Ganesha -- 16 Maret
Live In Surabaya, Grand City -- 18 Maret

Penjualan tiket dapat diperoleh di tiket box tiap-tiap kota dibawah ini :

YOGYAKARTA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND PACIFIC BALLROOM

  1. Dunkin Donuts Jakal
  2. Radio Swaragama
  3. Radio Geronimo

MEDAN >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT SANTIKA DYANDRA CONVENTION HALL

  1. Star Fm
  2. Most Fm
  3. Visi Fm

MAKASSAR >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND CLARION

  1. Madama Radio
  2. I -- Radio

BANDUNG >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT SABUGA

  1. Ardan Group
  2. Dloops Clothing

SURABAYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND CITY CONVENTION HALL

  1. M Radio
  2. Gen Fm
  3. Istara Fm

Harga Tiket
*Platinum Rp. 1.500.000,
*Gold Rp. 750.000,
*Silver Rp. 325.000
*Bronze Rp. 150.000.

Contact Person 0821 2890 2890 atau follow twitter @RajawaliIndo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis scelerisque justo odio, sit amet porta tellus blandit et. Vivamus et purus a tellus suscipit egestas. Donec et dui lobortis, pellentesque dui eget, pellentesque nisi. Donec ac mauris vel massa mollis venenatis vitae et turpis. Nullam rhoncus purus lorem, eu sodales est consectetur id. Praesent faucibus nibh diam, et pulvinar dui sodales ac. Praesent porttitor a dolor quis faucibus. Cras lobortis leo pharetra, porta odio id, porta quam. Pellentesque pulvinar, ligula id placerat molestie, arcu diam vestibulum velit, eget blandit sapien lacus in quam. Curabitur ut mi dignissim, volutpat sapien eget, mattis felis.

Nulla facilisi. Vestibulum ultrices varius elit ac faucibus. Aliquam pretium ante ut odio molestie placerat. Proin vehicula, enim eu vestibulum facilisis, tellus ex pulvinar sem, in aliquam justo orci sed nulla. Nam quis laoreet erat. Curabitur at velit risus. Nunc aliquet erat diam, eu ultricies dui imperdiet ut. Integer congue rhoncus interdum. Suspendisse eu porta orci, et iaculis risus. Nunc egestas, sem at condimentum pulvinar, orci diam suscipit mi, nec maximus enim lorem sit amet odio. Vestibulum quis ante ipsum. Donec venenatis nunc dui, a pellentesque leo sodales sit amet. Praesent fermentum augue ut dolor condimentum accumsan. Praesent ornare ut augue a tempor. Ut pellentesque turpis urna, non fermentum nunc rutrum sit amet.

Ut vitae fringilla ante. Praesent feugiat convallis tellus nec porta. Vestibulum non vestibulum massa. Aenean sit amet luctus felis, in ornare nibh. Pellentesque iaculis nunc vel pellentesque porttitor. Aenean nec pharetra felis. Nam eu dignissim nulla, at vestibulum erat. Quisque efficitur metus tincidunt magna faucibus, eu mattis libero condimentum. Fusce cursus metus nec urna sodales porttitor. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Ut non lacinia neque. Nulla facilisi.

Glenn akan mengadakan sebuah konser tunggal bertitel Konser Tunggal 17 Tahun Glenn Fredly: Cinta Beta yang rencananya diadakan 2 September 2012 di Istora Senayan, Jakarta. Konser ini digelar untuk memperingati tujuh belas tahun eksistensi Glenn di belantika musik Tanah Air. Bekerjasama dengan promotor RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION, penyanyi yang melejit berkat single "Cukup Sudah" ini dipastikan juga akan memperkenalkan seni budaya dari Indonesia Timur, tepatnya dari tanah kelahirannya, Ambon.

Meski baru akan digelar pada 2 September mendatang, namun konser 17 tahun Glen Fredly bertajuk "Cinta Beta" telah disiapkan dengan baik. Dalam konser itu, Glenn akan membawa romantisme Indonesia Timur ke Istora Senayan. "Lagu-lagu akan saya ambil dari 17 tahun berkarir, tapi akan ada juga lagu baru. Saya ingin membawa romantisme Indonesia Timur di lagu-lagu saya. Seperti apa bentuknya, nanti kita lihat," kata Glenn Fredly saat konferensi pers di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Menurutnya, Konser 17 tahun Glenn Fredly "Cinta Beta" adalah gambaran yang sangat sederhana. "Tapi kalau dijabarkan, itu menggambarkan identitas saya sebagai orang Indonesia dari Timur," kata Glenn.

Pria asal Ambon Maluku ini berharap, konser tunggalnya nanti akan menjadi pewarna indah di tengah pragmatisme musik Indonesia yang lahir begitu saja, tanpa dipikirkan. "Angka 17 masih muda tapi harus ditandai. Tapi ini menjadi sebuah jawaban saya bagi penikmat musik, bahwa berkarya itu tidak hanya untuk media tertentu," jelasnya.

Tiket konser "Cinta Beta" sendiri dibanderol promotor seharga VIP Rp750 ribu, Tribun A Rp300 ribu, Tribun B Rp250 ribu, Festival A Rp400 ribu, dan Festival B Rp350 ribu. Tiket juga bisa diperoleh melalui website Rajakarcis.com. dan Disctarra.com

More info :
#17Tahun Glenn @RajawaliIndo : 0274 520115

New Year's Eve Celebration in Specacular Jazz

Pastikan malam tahun baru anda kali ini tidak membosankan di rumah. Karena kembali dengan bangga, Rajawali Indonesia Communication akan menggelar sebuah konser spektakuler di penghujung tahun ini. Tak tanggung-tanggung, yang akan tampil adalah para maestro jazz Indonesia. Sebut saja Tompi, Idhang Rasjidi, Sadhu Rasjidi, dan Echa Soemantri yang namanya tentu sudah tidak asing bagi para penggemar musik catchy nan elegan ini.

Konser spetakuler ini diselenggarakan oleh Rajawali Indonesia Communication yang bekerja sama dengan Hyatt Regency Yogyakarta sebagai persembahan khusus di penghujung Tahun. Konser benuansa eksklusif ini akan menyajikan sebuah pertunjukan musik Jazz spektakuler yang akan mengiringi malam pergantian tahun di indahnya suasana Bogey’s Teras Hyatt Regency Yogyakarta yang menjadi venue acara.

Siapa yang tak kenal Tompi?, Teuku Adi Fitrian alias Tompi lahir 22 September 1978. Ia adalah penyanyi jazz Indonesia yang dikenal melalui album Bali Lounge dan sejumlah solo albumnya. Mengawali karier dengan menjadi house band di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta, hingga kini karier musiknya terus meroket. Di Singapore, Tompi sempat diberi julukan sebagai Super Vocalist atau Super Sound oleh publik yang menonton pertunjukkannya, padahal saat itu publik Tanah Air belum mengenalnya secara luas. Kesuksesan album"T" (tahun2005) dan album religi "Soulful Ramadhan“ (tahun2006), mengantarnya memperoleh nominasi dalam 2 kategori AMI Awards 2006. Penampilannya selalu memukau dan penuh kejutan dengan improvisasi tinggi di setiap lagu yang dinyanyikan. Dan tentunya para Tompiholic selalu excited menunggu penampilannya.

Lain Tompi, lain pula Idang. Musisi Senior bernama lengkap Idang Rasjidi ini lahir di Pangkal Pinang kepulauan Bangka 26 April 1955. Musisi yang telah malang-melintang di dunia musik Jazz Indonesia selama lebih dari 40 tahun ini dianggap sangat berpengaruh terhadap perkembangan musik Jazz di Indonesia. Dengan pianonya, Idang telah banyak melahirkan komposisi indah. Tidak hanya di dalam negeri, publik luar negeri pun menghargai karya Idang. Hal ini terbukti dari beberapa perhelatan musik akbar kelas dunia yang mengikutkan dirinya sebagai salah satu musisi yang bergabung. Kini, selain masih aktif bermusik, Idang juga sedang giat berkiprah di dunia sosial dengan mendirikan The Syndicate dan Omah Moesik. Sebuah komunitas yang mengembangkan talenta musisi-musisi muda Indonesia. Selain itu, Idang juga tercatat sebagai anggota Green Committee, yaitu sebuah badan yang concern di bidang pendidikan dan lingkungan.

Yesaya Wilander Soemantri, atau yang lebih dikenal dengan nama populer Echa Soemantri, adalah drummer muda Indonesia yang namanya sudah cukup dikenal di kalangan musisi. Permainan yang energik dan gaya yang cool menjadi ciri drummer yang lahir di Jakarta 7 Juli 1989 ini. Dia dikenal luas oleh para komposer sebagai freelance drummer yang tidak pilih-pilih terhadap satu atau dua jenis aliran musik saja. Hal ini tentunya semakin menasbihkan dirinya sebagai drummer dengan kemampuan mumpuni yang bisa bermain di segala jenis musik. Secara pengalaman, walau usianya masih muda, Echa tidak bisa dianggap remeh. Tercatat dia telah beraksi di beberapa perhelatan besar seperti Jakarta International Jazz Festival dan Java International Jazz Festival. Belum lagi beberapa musisi yang memasukkan namanya di daftar player di band pengiringnya. Musisi seperti Erwin Gutawa, Tompi, Abdul, bahkan 3Diva mengaku puas dengan permainan cowok kalem ini. Kini, selain main dari panggung ke panggung, Echa juga memiliki sekaligus mengajar di Echa Drum Center dan Willy Soemantri Music School Jakarta.

Shadu Rasjidi, adalah anak dari Idang Rasjidi. Kecintaannya akan musik Jazz menurun dari sang ayah yang merupakan maestro Jazz Indonesia. Berbeda dengan ayah yang memilih piano sebagai Instrumen, Shadu lebih memilih Bass sebagai instrumennya. Beberapa project sang ayah juga menggunakan sentuhan petikan bass Shadu. Karena kemampuannya, beberapa musisi Jazz Indonesia juga banyak yang menjadikannya player di pertunjukkan musik mereka. Walaupun namanya belum begitu dikenal luas di masyarakat awam, bassist bernama asli Shadu Shah Chaidar ini justru dikenal di luar negeri. Selain karena nama ayah yang ikut tersemat di belakang nama panggungnya, beberapa musisi luar macam Margie Segers dan Matthew Sayerz sudah pernah bekerjasama dengannya. Tentunya ini merupakan prestasi khusus dari musisi muda yang baru saja genap berusia 22 tahun ini.

Maka jangan sampai lewatkan event eksklusif di akhir tahun “New Year's Celebration Eve with SPECTACULAR JAZZ”. Acara yang rencananya akan dimulai pukul 20.00 WIB ini akan menampilkan keempatnya dalam pertunjukkan musik elegan nan eksklusif khas Rajawali. Keempatnya akan tampil dalam suasana Bogey’s Teras yang asri dan elegan. Tentu akan menjadi pengalaman malam pergantian tahun yang luar biasa dan tak terlupakan.

Selaku promotor, Rajawali Indonesia Communication memang tak pernah tanggung-tanggung dalam menyajikan sebuah pertunjukan musik. Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi beberapa waktu lalu saat ditemui wartawan, “Acara tahun baru ini memang kami kemas sebagai sesuatu yang mengesankan dan sulit terlupakan. Keempat musisi Jazz hebat Indonesia akan bergabung dan menyajikan musik hebat di indahnya suasana Bogey’s. Ini akan menjadi malam yang spektakuler bagi para penonton.”

Jadi pastikan tercantum dalam agenda anda, 31 Desember 2011, mulai jam 20.00 WIB, menyaksikan New Year's Celebration Eve with SPECTACULAR JAZZ bersama TOMPI, IDANG RASJIDI, SADHU RASJIDI, dan ECHA SOEMANTRI di Bogey’s Teras Hyatt Regency Yogyakarta. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION di telephone (0274) 520115 atau ikuti perkembangan infonya dengan mem-follow akun @RajawaliIndo di twitter.

Rajawali Indonesia Communication bekerjasama dengan PT.Gudang Garam.Tbk. mempersembahkan sajian konser musik yang unik dan spektakuler bertajuk Surya 16 An exclusive Experience With Tompi, Glenn Fredly dan Shandy Sondoro menyuguhkan penampilan yang luar biasa. Trio Lestari itu pun sanggup memainkan emosi penggemarnya. Tak hanya sekedar bernyanyi, Tompi, Glenn dan Shandy ini mampu menyentuh hati hingga membuat airmata bercucuran dengan lagu cintanya. Ketiganya juga mampu mengedapakan humanisme dengan kata-kata kritik dan kepedulian sosialnya.

Semua itu telihat dalam aksi Konser yang bertajuk Surya 16 an exclusive expirience with Tompi, Glenn and Shandy Sondoro di Ballroom, Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (17/6) malam. Konser musik dua segmen itu dimulai pukul 21.00 WIB. Penampilan penyanyi pop perempuan, Davina dengan suara merdunya menyanyikan lagu Jauh milik Slank mampu memanaskan suasana. Lantas, tanpa wujud di atas panggung, terdengan suara Tompi-Glenn-Sandy berdialog kemudian menyanyikan lagu daerah Jali-Jali yang merdu terdengar. Tompi yang mengenakan jas stelan berwarna hitam bertopi muncul pertama dengan lagu Tak tergoyah. Selesai membawakan tiga lagu, Tompi mengundang presenter Gading Martin ke atas panggung untuk unjuk kebolehan, duet bernyanyi rap. Lalu pemandangan yang cukup mengejutkan penonton, pada lagu Aku Jatuh Cinta, Dokter ahli bedah plastik imni mengajaks serta dua buah hatinya untuk menemaninya bernyanyi. Giliran Glenn Fredly yang mengenakan kemeja abu-abu dan rompi hitam naik ke atas panggung sambil melantunkan lagu Sekali Ini saja yang berduet dengan Tompi. Tak ingin kalah dari Tompi, Glenn Fredly mengajak penonton ikut bernyanyi lagu tentang kegalauan hati. “Kali ini saya akan nyanyikan lagu yang jarang saya bawakan,” Kata Glenn yang lantas memainkan lagu Sedih Tak Berujung.