Prambanan Jazz International Music Festival adalah perhelatan musik tahunan berskala internasional yang digelar di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta. Prambanan Jazz mengusung eksotisme kemegahan karya seni Candi Prambanan yang merupakan salah satu mahakarya Indonesia yang telah diakui dunia. Eksotisme kemegahan Candi Prambanan ini akan dipadu dengan sebuah karya musik berkelas dunia dengan harapan perpaduan ini akan menjadi sebuah jembatan diplomasi budaya kita dalam mencapai dan mewujudkan industri kebudayaaan kita menjadi salah satu kekuatan baru dalam memperkuat branding nasional.

Kali ini, “Indihome Prambanan Jazz 2016” telah memasuki tahun kedua dan akan terus hadir setiap tahunnya. Event tahunan ini akan menjadi bagian dari salah satu bentuk usaha dalam memperkenalkan produk budaya kita dalam kancah industri pariwisata internasional. Menurut Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, kami akan selalu menghadirkan musisi dunia dan musisi-musisi terbaik dari negeri kita sendiri. Harapannya, event ini akan menjadi sebuah alternatif konser yang memiliki muatan budaya lokal dan global. Melalui “Indihome Prambanan Jazz 2016” ini kami berharap akan terus tercapai sebuah sinergi jangka panjang dalam usaha memperkenalkan pariwisata di kancah dunia internasional.

Menurut Anas Syahrul Alimi, “Indihome Prambanan Jazz 2016” kali ini akan dihelat selama 2 hari, yakni pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2016. Secara konsep akan berbeda dengan Prambanan Jazz tahun lalu. Akan ada 2 stage besar di venue Brahma dan venue Wisnu. Venue Brahma untuk pertunjukan special show dan venue Wisnu untuk festival show. “Tentu ini pekerjaan besar untuk membuat Festival Jazz di Jogja dalam 2 hari, namun semua kami lakukan untuk memuaskan penikmat konser musik di Jogja dan sekitarnya, Rajawali Indonesia Communication berkomitmen membuat konser mahakarya di tempat megah dan hebat seperti Candi Prambanan ini, ungkap Anas. Hal ini juga diungkapkan oleh Bakkar Wibowo, Project Director “Indihome Prambanan Jazz 2016”, menurut Bakkar, “Jogja itu istimewa di segala sudut, Jogja itu sebuah kenangan dan kami ingin membangun bagian dari kenangan-kenangan itu menjadi sesuatu yang istimewa melalui sebuah pertunjukan musik ruang terbuka, di sebuah tempat yang begitu istimewa dengan penonton dan pertunjukan musik yang istimewa.”

Selain itu, menurut Bakkar Wibowo, dalam festival musik terbesar di Yogyakarta dan Jawa Tengah ini, akan kami sediakan expo dan food bazar dengan tempat yang sangat nyaman. Penonton bisa dengan santai menikmati sunset matahari dan keindahan candi Prambanan di sore hari sambil menikmati musik berkualitas dan menyantap kuliner-kuliner pilihan. Jika tahun lalu pada Prambanan Jazz menampilkan musisi berkelas internasional Kenny G, american saxophonist peraih Grammy yang tampil begitu memukau dihadapan ribuan penonton di pelataran Candi Prambanan. Untuk perhelatan “Indihome Prambanan Jazz 2016” tahun ini, kami akan kembali membawa musisi berkelas dunia peraih piala 4 Grammy Award dan peraih 9 American Music Award (AMA) yakni Boyz II Men. Hits maker puluhan lagu ini akan konser di panggung special show pada tanggal 20 Agustus. Selain Boyz II Men, akan hadir juga Rick Price, musisi dunia pelantun lagu hits heaven knows dan If You’re My Baby ini. Tunggu juga kejutan dari kami, bahwa kami sedang bernegosiasi dengan agen artis legenda jazz dunia. “Semoga saja deal dan permainan dahsyat sang artis ini bisa dinikmati secara live oleh pecinta musik di festival musik ini, lanjut Anas.

Selain artis dunia, “Indihome Prambanan Jazz 2016” juga menyuguhkan penampilan istimewa dari artis-artis dalam negeri. Tercatat seperti Kahitna, Krakatau Reunion, Tulus, Mocca, Shaggy Dog, Trio Lestari (Glenn Fredly, Tompi, dan Sandhy Sondoro) dll. Selain artis-artis yang sudah konfirmasi akan hadir, masih banyak artis-artis negeri ini yang akan ikut juga meramaikan festival musik ini. “Masih dalam taraf diskusi dengan artis-artis lain, akan segera kami announce jika sudah sepakat, tunggu saja” kata Bakkar Wibowo. Kali ini promotor Rajawali Indonesia Communication menggandeng Indihome Fiber Telkom Indonesia sebagai sponsor utama, “Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk ikut serta menyukseskan agenda pariwisata nasional dan juga sebagai bentuk layanan kami untuk menjadi yang terbaik bagi para pelanggan kami”, kata Yaaro Hulu, Deputy EVP Telkom Regional IV dan Firmansyah, GM Telkom Yogyakarta. Untuk itu titel Prambanan Jazz Festival tahun ini adalah “Indihome Prambanan Jazz 2016”.

Seperti tahun sebelum dan tahun-tahun yang akan datang kami selalu menjalin kerjasama dengan PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur, dan Boko sebagai bentuk komitmen kita dalam ikut serta memajukan dunia pariwisata secara global. “Kami akan selalu mendukung penuh event ini. Untuk itu Prambanan Jazz International Music Festival sudah menjadi bagian penting agenda tahunan kami untuk tampil dan hadir disetiap tahunnya di Candi Prambanan, ungkap Edy Setijono, Dirut PT TWC.

PRAMBANAN JAZZ INTERNATIONAL MUSIC FESTIVAL

“Indihome Prambanan Jazz 2016” akan menyediakan tiket masuk area festival seharga Rp 200.000,- untuk satu hari festival, kemudian untuk tiket terusan selama 2 hari seharga Rp. 300.000,. Lalu untuk tiket masuk pertunjukan khusus Special Show di hari 1, untuk kelas Platinum seharga Rp 1.500.000,- Gold Rp 750.000,- dan Silver Rp 400.000. Untuk Hari Ke 2 Spesial Show harga tiket Platinum Rp 800.000,- Gold Rp 500.000,- Silver Rp 250.000,-. Kami juga menyediakan tiket dengan kelas khusus (limited) yaitu tiket Diamond dengan cara pemesanan langsung (on call). Tiket nanti bisa didapatkan secara online di www.tiketapasaja.com atau bisa didapatkan di tiket box kami di Sate Afrika Jl. Raya Tajem Maguwoharjo Yogyakarta. Untuk para penonton “Indihome Prambanan Jazz 2016” kami akan memberikan penawaran khusus melalui tiket Presale dengan harga lebih hemat 25% yaitu hanya pada tanggal 2 dan 3 April 2016 bertempat di tiket box Sate Afrika, Jalan Raya Tajem Maguwoharjo Yogyakarta.

Supaya Anda mendapatkan tempat terbaik untuk menikmati konser musik Prambanan Jazz, kami sarankan Anda untuk segera membeli tiket lebih awal, dikarenakan Anda bisa memilih nomor tempat duduk terbaik sesuai dengan keinginan Anda. 
Jangan lewatkan konser mahakarya dalam “Indihome Prambanan Jazz 2016”, Sabtu dan Minggu, 20 dan 21 Agustus 2016 mendatang di di Candi Prambanan, Yogyakarta. Info lengkap di hotline kita 0274 521328/ 08 222 666 4343 serta follow twitter @RajawaliIndo

Trio Lestari, sebuah grup vokal yang diisi oleh Glenn Fredly, Sandhy Sandoro dan Tompi direncanakan akan menggelar konser di Yogyakarta, 6 Februari 2016 mendatang. Konser ini pun diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun mereka yang kelima.

Rajawali Indonesia selaku pihak promotor konser Trio Lestari di Yogyakarta menginformasikan hal tersebut kepada awak media dalam jumpa persnya, Rabu (30/12/2015) sore di Sate Afrika, Jalan Maguwoharjo, Sleman.

Konser Trio Lestari ini pun merupakan kedatangan mereka pertama kalinya setelah lima tahun tidak menggelar konser dengan format Trio Lestari.

Konser ini pun diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan penonton dari Yogyakarta dan sekitarnya

TRIBUNJOGJA.COM , Trio Lestari, merupakan sebuah grup vokal yang diisi oleh para penyanyi pria terbaik yang dimiliki Indonesia, yaitu Glenn Fredly, Tompi dan Sandhy Sandoro.

Sejak 4 Februari 2011 lalu, grup ini terbentuk dan hingga saat ini masih tetap eksis di tengah masyarakat Indonesia dengan suara mereka yang merdu dan kejenakaannya.

Lima tahun sudah masyarakat Yogyakarta tidak dihibur dengan penampilam lengkap dari para personel Trio Lestari. Pada tanggal 6 Februari 2016 mendatang, Trio Lestari direncanakan akan menggelar konser tunggul di Grand Pasific Hall yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia.

Hal itupun disampaikan langsung oleh pihak promotor kepada awak media dalam jumpa pernya, Rabu (30/12/2015) sore di Sate Afrika, Jalan Maguwoharjo, Sleman.

Konser Trio Lestari nanti bertajuk Jogja I’m in Love Trio Lestari Musical Concert. Dalam konser tersebut dijadwalkan Glenn Cs akan tampil selama 2 jam penuh.

Pertunjukan Trio Lestari Show: Musical Concert bertemakan Jogja I’m In Love [ada 4 Februari 2014 tahun] lalu dengan kolaborasi apik Glenn Fredly, Tompi dan Sandhi Sandoro berhasil menarik antusias penonton.

Berangkat dari hal itu, Rajawali Indonesia berencana akan mengulang kesuksesan tahun lalu dengan menghadirkan kembali Trio Lestari di Jogjakarta. Mereka akan membawakan kisah romantis ‘ Sekali ini saja’ (Glenn Fredly), ‘menghujam jantungku’ ( Tompi) dan ‘ Malam Biru’ ( Sandhi Sandoro).

“Suatu kebanggaan Rajawali Indonesia bisa kembali menghadirkan Trio Lestari dan nanti akan banyak kejutan di konser mereka. Ditunggu saja kejutannya, pokoknya konser inilah konser istimewa dan penonton akan dibuat betah selama dua jam nonstop,” jelas CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi.

Untuk menikmati konser ini, promotor telah menyediakan tiga tiket. Tiket kelas festival dengan harga Rp 420.000, kelas gold Rp 600.000, dan platinum seharga Rp 1.200.000. (Harga sudah termasuk pajak)

Anas berharap konser ini akan lebih meriah dari konser Trio Lestari tahun lalu. selain itu Rajawali Indonesia akan melakukan terobosan baru, dengan menghadirkan musik festival dengan penyanyi luar negeri semua.

Group Acapella asal Amerika, Pentatonix untuk pertama kalinya akan hadir menyapa para penggemarnya di Indonesia pada awal Juni mendatang. Kejutanpun langsung terjadi, konser yang rencana akan digelar di Balai Kartini pada tgl. 3 Juni 2015 langsung diserbu para penggemarnya dan tiketpun terjual habis. Dan karena masih banyaknya permintaan dari para calon penonton yang tidak kebagian tiket maka promotor Rajawali Indonesia bekerja sama dengan Management Pentatonix akhirnya memutuskan untuk menambah satu kali lagi konsernya pada tgl 4 Juni 2015 di gedung Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Pentatonix (Scott Hoying, Mitch Grassi, Kirstie Maldonado, Avi Kaplan dan Kevin Olusola) memulai karir bermusik sejak tahun 2011 dari kota Arlington, Texas, Amerika Serikat. Setelah berhasil menang di acara televisi The Sing-Off yang ditayangkan oleh NBC, Pentatonix menanda-tangani kontrak album dengan Sony Music International. Debut mini album EP PTX, Volume 1 dirilis setahun kemudian dan berhasil mendapatkan perhatian terutama di dunia social media YouTube hingga 8 juta pelanggan dan video-video mereka diputar lebih dari 100 juta kali view. Album kedua PTX, Volume II dirilis tahun 2013 langsung menduduki puncak chart Independent Album di Billboard USA dan serta merta prestasi mereka mulai mewabah di seluruh tangga lagu dunia.

Pada bulan Februari 2015, single hits Pentatonix ‘Daft Punk’ berhasil meraih penghargaan tertinggi di dunia music International Grammy Award untuk kategori ‘Best Arrangement, Instrumental Or A Capella. Rangkaian konser keliling dunia dengan title ‘On My Way Home Tour’ telah digelar Pentatonix dimulai dari Amerika, Eropa dan Asia. Dan Jakarta juga mendapatkan kehormatan bagi pecinta Pentatonix dengan tampil 2 hari disini nanti.

Kehadiran group Pentatonix di Jakarta diprakarsai oleh Rajawali Indonesia dan Midas Promotion. Penampilkan Pentatonix 2 kali di dua gedung konser berbeda dipastikan akan menampilkan suasana pengalaman konser yang berbeda pula. Ticket Pentatonix ‘Live In Jakarta’ masih bisa didapatkan di masing-masing venue. Jadi jangan lupa segera dapatkan ticketnya sebelum kehabisan …More info: www.ptxofficial.com

Harga Presale

PENTA : Rp. 1.125.000
VIP : Rp. 750.000
FESTIVAL : Rp. 517.500
TRIBUN : Rp. 345.000

Harga Normal

PENTA : Rp. 1.500.000
VIP : Rp. 1.000.000
FESTIVAL : Rp. 690.000
TRIBUN : Rp. 460.000

*Harga ticket sudah termasuk tax 10%

Online Ticketbox:
www.loketics.com

Hotline:
0822-4271.8000

Rajawali Indonesia Communication kembali mempersembahkan sebuah karyanya. Ingin mengulang kesuksesan konser NOAH dan MLTR, kali ini promotor musik asal Yogyakarta ini menyasar segmen anak-anak dan remaja dengan menghadirkan konser COBOY JUNIOR Live in Jogja. Konser yang rencananya akan diselenggarakan di Grand Pacific Hall tanggal 30 Desember 2012 jam 15.00 ini spesial dihadirkan untuk mengisi agenda liburan keluarga di penghujung tahun.

Coboy Jr (baca: Coboy Junior) merupakan grup vokal yang terdiri dari anak-anak berbakat jebolan Musikal Laskar Pelangi hasil gemblengan Mira Lesmana dan Riri Riza. Mereka adalah Teuku Rizky Muhammad (Kiki), Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Iqbaal), Alvaro Maldini Siregar (Aldi) dan Bastian Bintang Simbolon (Bastian). Karir 4 bocah multi-talenta ini kian menapaki tangga kesuksesan setelah single perdana ‘Kamu’ di tahun 2011 diterima baik oleh masyarakat.

Coboy Junior merupakan idola yang sedang digandrungi. Bakat luar biasa dan kemampuan entertain yang dimiliki menjadikan mereka idola remaja saat ini. Di tengah demam boy/girl band, Coboy Jr hadir dengan warna baru.

Bukan saja populer karena tampang ‘imut’ tetapi kualitas vokal dari masing-masing personil, karakter suara serta kepiawaian menari di atas panggung.

Dipilihnya Coboy Jr tampil di Yogya bukan tanpa alasan, konser ini nantinya akan menjadi penampilan perdana Coboy Jr di Yogya. Rajawali Indonesia ingin memberi suguhan yang berbeda dengan tema yang lebih fun dan ceria tentu saja dengan segmen penikmat musik yang lebih muda. Tidak menutup kemungkinan pembeli tiketnya selain Comate (sebutan untuk penggemar Coboy Jr) adalah seluruh anggota keluarga, sebuah suguhan yang layak untuk dijadikan agenda liburan bersama keluarga.

Sebagai sebuah suguhan, Rajawali Indonesia tidak akan pernah mengesampingkan aspek kemasan acaranya. Konser yang direncanakan berdurasi 90 menit ini akan digarap dengan tata panggung, sound dan lighting yang terkonsep dan maksimal layaknya sebuah konser besar yang pernah digarap. Coboy Jr akan tampil membawakan 11 lagu diantaranya seperti Kamu, Eeaaa, Kenapa Mengapa dan hits mereka yang lain serta penampilan spesial dari Super K Band yang terdiri dari 3 anak yang mempunyai talenta luar biasa dengan skill musik, performance dan attitude bermain yang patut diperhitungkan.

Promotor telah menyiapkan 3000 tiket yang dibagi menjadi 3 kelas: Silver Rp 150.000,- Gold Rp 400.000,- Platinum Rp 650.000,- yang bisa didapatkan di official ticket box mulai 17 Desember. Rajawali Indonesia juga menyediakan tiket khusus Super VIP dengan fasilitas tambahan Meet & Greet. Khusus tiket ini hanya dapat dipesan di Rajawali Indonesia 520115 atau sms hotline 082128902890.

Tiket Presale akan mulai dijual dari tanggal 13 – 16 Desember 2012 di kantor Rajawali Indonesia, Jl. Kaliurang Km 5 Gg Grompol 2 Yogyakarta. Selama 4 hari tersebut, tiket dijual relatif lebih murah. Untuk kelas Silver hanya dijual seharga Rp100.000, Gold Rp275.000 dan Platinum Rp425.000. Untuk perkembangan terbaru dapat diikuti melalui twitter @RajawaliIndo dan dengan tagar #CoboyJrJogja.

Glenn akan mengadakan sebuah konser tunggal bertitel Konser Tunggal 17 Tahun Glenn Fredly: Cinta Beta yang rencananya diadakan 2 September 2012 di Istora Senayan, Jakarta. Konser ini digelar untuk memperingati tujuh belas tahun eksistensi Glenn di belantika musik Tanah Air. Bekerjasama dengan promotor RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION, penyanyi yang melejit berkat single "Cukup Sudah" ini dipastikan juga akan memperkenalkan seni budaya dari Indonesia Timur, tepatnya dari tanah kelahirannya, Ambon.

Meski baru akan digelar pada 2 September mendatang, namun konser 17 tahun Glen Fredly bertajuk "Cinta Beta" telah disiapkan dengan baik. Dalam konser itu, Glenn akan membawa romantisme Indonesia Timur ke Istora Senayan. "Lagu-lagu akan saya ambil dari 17 tahun berkarir, tapi akan ada juga lagu baru. Saya ingin membawa romantisme Indonesia Timur di lagu-lagu saya. Seperti apa bentuknya, nanti kita lihat," kata Glenn Fredly saat konferensi pers di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Menurutnya, Konser 17 tahun Glenn Fredly "Cinta Beta" adalah gambaran yang sangat sederhana. "Tapi kalau dijabarkan, itu menggambarkan identitas saya sebagai orang Indonesia dari Timur," kata Glenn.

Pria asal Ambon Maluku ini berharap, konser tunggalnya nanti akan menjadi pewarna indah di tengah pragmatisme musik Indonesia yang lahir begitu saja, tanpa dipikirkan. "Angka 17 masih muda tapi harus ditandai. Tapi ini menjadi sebuah jawaban saya bagi penikmat musik, bahwa berkarya itu tidak hanya untuk media tertentu," jelasnya.

Tiket konser "Cinta Beta" sendiri dibanderol promotor seharga VIP Rp750 ribu, Tribun A Rp300 ribu, Tribun B Rp250 ribu, Festival A Rp400 ribu, dan Festival B Rp350 ribu. Tiket juga bisa diperoleh melalui website Rajakarcis.com. dan Disctarra.com

More info :
#17Tahun Glenn @RajawaliIndo : 0274 520115

New Year's Eve Celebration in Specacular Jazz

Pastikan malam tahun baru anda kali ini tidak membosankan di rumah. Karena kembali dengan bangga, Rajawali Indonesia Communication akan menggelar sebuah konser spektakuler di penghujung tahun ini. Tak tanggung-tanggung, yang akan tampil adalah para maestro jazz Indonesia. Sebut saja Tompi, Idhang Rasjidi, Sadhu Rasjidi, dan Echa Soemantri yang namanya tentu sudah tidak asing bagi para penggemar musik catchy nan elegan ini.

Konser spetakuler ini diselenggarakan oleh Rajawali Indonesia Communication yang bekerja sama dengan Hyatt Regency Yogyakarta sebagai persembahan khusus di penghujung Tahun. Konser benuansa eksklusif ini akan menyajikan sebuah pertunjukan musik Jazz spektakuler yang akan mengiringi malam pergantian tahun di indahnya suasana Bogey’s Teras Hyatt Regency Yogyakarta yang menjadi venue acara.

Siapa yang tak kenal Tompi?, Teuku Adi Fitrian alias Tompi lahir 22 September 1978. Ia adalah penyanyi jazz Indonesia yang dikenal melalui album Bali Lounge dan sejumlah solo albumnya. Mengawali karier dengan menjadi house band di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta, hingga kini karier musiknya terus meroket. Di Singapore, Tompi sempat diberi julukan sebagai Super Vocalist atau Super Sound oleh publik yang menonton pertunjukkannya, padahal saat itu publik Tanah Air belum mengenalnya secara luas. Kesuksesan album"T" (tahun2005) dan album religi "Soulful Ramadhan“ (tahun2006), mengantarnya memperoleh nominasi dalam 2 kategori AMI Awards 2006. Penampilannya selalu memukau dan penuh kejutan dengan improvisasi tinggi di setiap lagu yang dinyanyikan. Dan tentunya para Tompiholic selalu excited menunggu penampilannya.

Lain Tompi, lain pula Idang. Musisi Senior bernama lengkap Idang Rasjidi ini lahir di Pangkal Pinang kepulauan Bangka 26 April 1955. Musisi yang telah malang-melintang di dunia musik Jazz Indonesia selama lebih dari 40 tahun ini dianggap sangat berpengaruh terhadap perkembangan musik Jazz di Indonesia. Dengan pianonya, Idang telah banyak melahirkan komposisi indah. Tidak hanya di dalam negeri, publik luar negeri pun menghargai karya Idang. Hal ini terbukti dari beberapa perhelatan musik akbar kelas dunia yang mengikutkan dirinya sebagai salah satu musisi yang bergabung. Kini, selain masih aktif bermusik, Idang juga sedang giat berkiprah di dunia sosial dengan mendirikan The Syndicate dan Omah Moesik. Sebuah komunitas yang mengembangkan talenta musisi-musisi muda Indonesia. Selain itu, Idang juga tercatat sebagai anggota Green Committee, yaitu sebuah badan yang concern di bidang pendidikan dan lingkungan.

Yesaya Wilander Soemantri, atau yang lebih dikenal dengan nama populer Echa Soemantri, adalah drummer muda Indonesia yang namanya sudah cukup dikenal di kalangan musisi. Permainan yang energik dan gaya yang cool menjadi ciri drummer yang lahir di Jakarta 7 Juli 1989 ini. Dia dikenal luas oleh para komposer sebagai freelance drummer yang tidak pilih-pilih terhadap satu atau dua jenis aliran musik saja. Hal ini tentunya semakin menasbihkan dirinya sebagai drummer dengan kemampuan mumpuni yang bisa bermain di segala jenis musik. Secara pengalaman, walau usianya masih muda, Echa tidak bisa dianggap remeh. Tercatat dia telah beraksi di beberapa perhelatan besar seperti Jakarta International Jazz Festival dan Java International Jazz Festival. Belum lagi beberapa musisi yang memasukkan namanya di daftar player di band pengiringnya. Musisi seperti Erwin Gutawa, Tompi, Abdul, bahkan 3Diva mengaku puas dengan permainan cowok kalem ini. Kini, selain main dari panggung ke panggung, Echa juga memiliki sekaligus mengajar di Echa Drum Center dan Willy Soemantri Music School Jakarta.

Shadu Rasjidi, adalah anak dari Idang Rasjidi. Kecintaannya akan musik Jazz menurun dari sang ayah yang merupakan maestro Jazz Indonesia. Berbeda dengan ayah yang memilih piano sebagai Instrumen, Shadu lebih memilih Bass sebagai instrumennya. Beberapa project sang ayah juga menggunakan sentuhan petikan bass Shadu. Karena kemampuannya, beberapa musisi Jazz Indonesia juga banyak yang menjadikannya player di pertunjukkan musik mereka. Walaupun namanya belum begitu dikenal luas di masyarakat awam, bassist bernama asli Shadu Shah Chaidar ini justru dikenal di luar negeri. Selain karena nama ayah yang ikut tersemat di belakang nama panggungnya, beberapa musisi luar macam Margie Segers dan Matthew Sayerz sudah pernah bekerjasama dengannya. Tentunya ini merupakan prestasi khusus dari musisi muda yang baru saja genap berusia 22 tahun ini.

Maka jangan sampai lewatkan event eksklusif di akhir tahun “New Year's Celebration Eve with SPECTACULAR JAZZ”. Acara yang rencananya akan dimulai pukul 20.00 WIB ini akan menampilkan keempatnya dalam pertunjukkan musik elegan nan eksklusif khas Rajawali. Keempatnya akan tampil dalam suasana Bogey’s Teras yang asri dan elegan. Tentu akan menjadi pengalaman malam pergantian tahun yang luar biasa dan tak terlupakan.

Selaku promotor, Rajawali Indonesia Communication memang tak pernah tanggung-tanggung dalam menyajikan sebuah pertunjukan musik. Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi beberapa waktu lalu saat ditemui wartawan, “Acara tahun baru ini memang kami kemas sebagai sesuatu yang mengesankan dan sulit terlupakan. Keempat musisi Jazz hebat Indonesia akan bergabung dan menyajikan musik hebat di indahnya suasana Bogey’s. Ini akan menjadi malam yang spektakuler bagi para penonton.”

Jadi pastikan tercantum dalam agenda anda, 31 Desember 2011, mulai jam 20.00 WIB, menyaksikan New Year's Celebration Eve with SPECTACULAR JAZZ bersama TOMPI, IDANG RASJIDI, SADHU RASJIDI, dan ECHA SOEMANTRI di Bogey’s Teras Hyatt Regency Yogyakarta. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION di telephone (0274) 520115 atau ikuti perkembangan infonya dengan mem-follow akun @RajawaliIndo di twitter.

Rajawali Indonesia Communication bekerjasama dengan PT.Gudang Garam.Tbk. mempersembahkan sajian konser musik yang unik dan spektakuler bertajuk Surya 16 An exclusive Experience With Tompi, Glenn Fredly dan Shandy Sondoro menyuguhkan penampilan yang luar biasa. Trio Lestari itu pun sanggup memainkan emosi penggemarnya. Tak hanya sekedar bernyanyi, Tompi, Glenn dan Shandy ini mampu menyentuh hati hingga membuat airmata bercucuran dengan lagu cintanya. Ketiganya juga mampu mengedapakan humanisme dengan kata-kata kritik dan kepedulian sosialnya.

Semua itu telihat dalam aksi Konser yang bertajuk Surya 16 an exclusive expirience with Tompi, Glenn and Shandy Sondoro di Ballroom, Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (17/6) malam. Konser musik dua segmen itu dimulai pukul 21.00 WIB. Penampilan penyanyi pop perempuan, Davina dengan suara merdunya menyanyikan lagu Jauh milik Slank mampu memanaskan suasana. Lantas, tanpa wujud di atas panggung, terdengan suara Tompi-Glenn-Sandy berdialog kemudian menyanyikan lagu daerah Jali-Jali yang merdu terdengar. Tompi yang mengenakan jas stelan berwarna hitam bertopi muncul pertama dengan lagu Tak tergoyah. Selesai membawakan tiga lagu, Tompi mengundang presenter Gading Martin ke atas panggung untuk unjuk kebolehan, duet bernyanyi rap. Lalu pemandangan yang cukup mengejutkan penonton, pada lagu Aku Jatuh Cinta, Dokter ahli bedah plastik imni mengajaks serta dua buah hatinya untuk menemaninya bernyanyi. Giliran Glenn Fredly yang mengenakan kemeja abu-abu dan rompi hitam naik ke atas panggung sambil melantunkan lagu Sekali Ini saja yang berduet dengan Tompi. Tak ingin kalah dari Tompi, Glenn Fredly mengajak penonton ikut bernyanyi lagu tentang kegalauan hati. “Kali ini saya akan nyanyikan lagu yang jarang saya bawakan,” Kata Glenn yang lantas memainkan lagu Sedih Tak Berujung.

 

Yogyakarta (10/03/16) Boysband R&B asal Amerika, Boyz II Men dipastikan tampil di Yogyakarta. Boyz II Men tampil di Yogyakarta dalam rangkaian ‘Boys II Men Indonesian Tour 2016’. Di Yogyakarta mereka akan tampil di Candi Prambanan dalam event Prambanan Jazz.

Rajawali Indonesia, promotor event Prambanan Jazz melalui akun Twitter resminya telah mengkonfirmasi kepastian manggungnya Boyz II Men di Yogyakarta dengan mengunggah poster Boys II Men Indonesian Tour 2016. Website resmi Boyz II Men juga sudah memberikan informasi resmi jadwal manggung mereka di Indonesia.

Selain Yogyakarta, Surabaya dan Bandung adalah kota-kota yang akan mereka singgahi selama konser di Indonesia. Surabaya menjadi kota pembuka konser Boyz II Men pada tanggal 17 Agustus 2016, kemudian disusul Bandung, pada tanggal 18 Agustus 2016, dan terakhir Yogyakarta pada tanggal 20 Agustus 2016.

Untuk pemesanan dan harga tiket konsernya belum diumumkan oleh pihak Rajawali, Baru pada tanggal 23 Maret 2016 akan diumumkan harga tiketnya. Tiketnya sendiri bisa dibeli secara online di tiketapasaja.com

KENNY G ‘PRAMBANAN JAZZ’ LIVE IN CONCERT

Pada musim semi 1973, seorang remaja berusia 17 tahun tampil untuk pertama kalinya di Paramount Northwest Theater, Portland, Amerika Serikat. Berbekal alat musik saxophone, di usianya yang masih belia tersebut ia telah dipercaya menjadi penampil di sebuah pagelaran musik prestisius kelompok big band yang beranggotakan 40 musisi ansambel bentukan Barry White, Love Unlimited Orchestra.

Berselang duapuluh empat tahun kemudian, tepatnya pada 1997, remaja belia tersebut telah tercatat di buku rekor dunia (Guinnes Book of Record) sebagai musisi yang meniup saxophon berdurasi paling lama yang pernah direkam. Musisi fenomenal tersebut bernama Kenneth Bruce Gorelick yang kemudian terkenal dengan nama panggung KENNY G.

Kenny G yang lahir pada tanggal 5 Juni 1956, adalah saxophonis asal Amerika yang untuk pertama kalinya akan hadir menyapa para penggemarnya di Yogyakarta pada pertengahan Oktober mendatang. Konser yang bertajuk “Prambanan Jazz ” ini akan diselenggarakan di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta.

Setelah sukses menggarap konser besar Air Supply, Pentatonix dan Rio Febrian, Promotor Rajawali Indonesia Communication kembali menggelar sebuah konser besar yang Bertajuk ‘Prambanan Jazz’. Konser ini adalah i’tikad Rajawali Indonesia sebagai promotor musik yang telah berpengalaman mendatangkan musisi-musisi legend dunia guna mewujudkan keinginan dari ribuan pecinta musik jazz di Yogyakarta khususnya, dan seluruh tanah air pada umumnya. Dari rangkaian tour yang telah mereka susun di tahun 2015 ini, Yogyakarta menjadi salah satu kota yang akan mereka singgahi. Hal ini tidak lain karena banyaknya permintaan dari Penikmat Jazz Kota Yogyakarta yang menantikan konser Kenny G di Kota Gudeg ini. Dan ini merupakan konser sang legenda untuk pertama kalinya di kota budaya Yogyakarta.

Rajawali Indonesia yang juga telah berpengalaman dalam menggarap konser musik yang berkonsep kuat dan unik, kali ini berinisiatif memilih pelataran Candi Prambanan sebagai venue pertunjukan sang legenda music jazz dunia. “Mahakarya. Ya, saya kira satu kata tersebut akan mewakili semua konsep yang akan kita tampilkan untuk pertunjukan kita kali ini. Sebagaimana kita tahu, Kenny G telah menghasilkan mahakarya musik berkelas dunia. Begitu juga Candi Prambanan adalah sebuah mahakarya asli Indoneisa yang telah diakui masyarakat dunia. Jadi, Prambanan Jazz Festival adalah perpaduan kreativitas dan tempat yang bernama mahakarya,” kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia.

Kenny G terdaftar sebagai artis solo di Arista Records pada tahun 1982, setelah presiden label, Clive Davis mendengar rendisi musik ABBA yang berjudul "Dancing Queen". Dia merilis beberapa album solo dan kolaborasi dengan berbagai artis antara Andrea Bocelli, Whitney Houston, Peabo Bryson, Aaron Neville, Toni Braxton, DJ Jazzy Jeff & The Fresh Prince, Natalie Cole, Steve Miller, Weezer, Dudley Moore, Lee Ritenour, The Rippingtones, Michael Bolton, Celine Dion, Frank Sinatra, Smokey Robinson, Bebel Gilberto, George Benson, Chante Moore dan Aretha Franklin. Diperngaruhi oleh pemain saxophone Grover Washington, Jr, albumnya di golongkan dalam aliran Smooth Jazz.

Dia menerima kesuksesan dengan sangat cepat melalui album G Force dan Gravity, album kedua dan ketiga masing-masing mendapatkan platinum di US. Penjualan ini diakhiri dengan album keempat Duotones, yang terjual lebih dari 5 juta kopi di Amerika Serikat saja. Albumnya yang keenam Breathless, menjadi penjualan instrumental terbaik nomor satu yang terjual lebih dari 15 juta kopi, dengan 12 juta kopi terjual di Amerika. Dia memecahkan rekor lainnya ketika album liburan pertamanya Miracles, terjual lebih dari 13 juta kopi, membuatnya menjadi album natal tersukses hingga saat ini.

Sejak beredar berita mengenai akan digelarnya konser ini, Promotor kerap dihujani pertanyaan mengenai kapan tiket konser akan mulai dijual. Alasan para penggemar melakukan hal ini adalah, mereka takut kehabisan tiket konser Master Sexophone mereka yang sampai saat ini hanya bisa mereka nikmati melalui chanel di YouTube Atau di Ibu Kota saja saja.

Dalam konserini Promotor telah menyediakan kurang lebih 10.000 tiket dengan beberapa kategori kelas penonton yaitu Diamond, Platinum, Gold, dan Festival. Untuk harga tiket konser Kenny G ini dibanderol mulai dari Rp 150.000,00 untuk kelas Festival, Rp 600.000,00 untuk kelas Gold, Rp 1.000.000,00 untuk kelas Platinum, Dan untuk Kelas Diamond by call. Dan mulai hari Sabtu mendatang (5/9) tiket konser Kenny G“Prambanan Jazz”sudah mulai dijual.

Penasaran dengan aksi Kenny G Meniup Sexophone nya?? Maka jangan lewatkan konser super kolosal sang legenda dalam “Prambanan Jazz”, 16 Oktober 2015 mendatang di pelataran, Yogyakarta. Dapatkan tiketnya segera di, Rajawali Indonesia, Sate Afrika Loketics.com Yogyakarta atau langsung telepon ke hotline 0274 283 739 / 0822 4271 8000. Dan jangan lupa cek terus kabar terbaru dari konser Kenny G ini melalui twitter @RAJAWALIINDO.

Band Legendaris asal Australia, Air Supply merupakan salah satu band yang dinanti kehadirannya di Indonesia. Kali ini dalam rangkaian tur konser Air Supply 40th Anniversary Tour, mereka kembali hadir dan hanya tampil di 2 kota saja di Indonesia, yaitu di Graha Cakrawala UN, Malang pada tanggal 10 Maret 2015, dan esok harinya di Ballroom Hotel Tentrem, Yogyakarta pada tanggal 11 Maret 2015.

Duo Air Supply terdiri dari Russell Hitchcock dan Graham Russell yang mempunyai jutaan fans ini, juga mempunyai sederetan lagu hits yang pasti tak lekang oleh jaman, sebut saja “Goodbye, Making Love Out of Nothing at All, All Out of Love, Hero”, dan masih banyak lagi.

Menurut sang promotor, Rajawali Indonesia, Air Supply akan tampil dengan format full band dan akan membawakan setidaknya 20 - 23 lagu hits mereka. Promotor Rajawali Indonesia juga menyiapkan sekitar 3000 tiket, melihat antusiasme pada saat presale, antusias warga di kota Malang dan Yogyakarta sangat besar untuk menonton artis idola mereka ini, bahkan sampai luar kota Malang dan Jogja.

Berikut Harga tiket di Malang dan Jogja :

Platinum : Rp. 1.500.000,-
Gold : Rp. 750.000,-
Silver : Rp. 500.000,-
Festival : Rp. 250.000,-

Tiket Box tiket konser Air Supply di Malang:
Ria Djenaka, Monopoli Merbabu dan Soekarno Hattha, Radio Elfara FM dan Anang Family Karaoke

Tiket Box tiket konser Air Supply di Yogyakarta:
Radio Swaragama FM, Radio JIZ FM, Legend Coffee dan Tribun Jogja. Untuk informasi konser dapat mengubungi nomer hotline 08125510 0096 (Malang) dan 082242718000 (Jogja) Selain itu, Rajawali Indonesia juga mengatakan bahwa tahun 2015 ini mereka masih akan membawa beberapa artis internasional untuk konser di Indonesia.

“Kami akan selalu menghadirkan konser yang berkelas, setelah Air Supply masih ada beberapa artis internasional yang akan datang ke Jogjakarta dan beberapa kota di Indonesia, tunggu saja” ungkap Anas Sahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia.

Untuk informasi tentang konser – konser yang akan diadakan Rajawali Indonesia, masyarakat bisa follow twitter @RajawaliIndo.

Penggemar Michael Learns To Rock (MLTR) bersiap-siap menyambut kembali kedatangan band legendaris asal Denmark ini. Setelah tahun 2005 yang lalu mereka sempat tampil di Yogyakarta untuk konser amal. Kali ini Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kande Wanscher kini akan datang kembali ke Yogyakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian lawatan mereka ke Asia di tahun 2012.

Duet promotor Starlight Enterprise dan Rajawali Indonesia yang memboyong aksi panggung MLTR secara live di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 1 Desember 2012 mendatang. Fansbase yang cukup banyak di Asia membuat band yang baru saja meluncurkan album baru “Scandinavia” pada bulan Juni lalu ingin selalu kembali untuk menggelar konsernya. Yogyakarta merupakan kota kedua, dari 3 kota yang dipilih selain Balikpapan dan Surabaya. Ternyata kota Yogyakarta punya daya tarik dan kenangan tersendiri bagi ketiga personil MLTR. Selain tampil menghibur selama 1,5 jam penuh mengobati kerinduan penggemarnya, band yang terbentuk tahun 1988 ini juga telah menyiapkan kejutan untuk penggemarnya dan segudang rencana selama tur di Yogyakarta.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi mengatakan memboyong MLTR ke Yogyakarta merupakan bagian dari ‘otonomi’ konser atau pemerataan konser ke daerah-daerah. Konser kelas internasional tak hanya terpusat di Jakarta saja. Menurutnya Yogyakarta layak dijadikan tempat konser kelas internasional meskipun dengan berbagai pertimbangan, termasuk venue dan harga tiket. Sehingga Yogyakarta tidak lagi dilewati konser-konser bagus dan berkelas.

Bagi promotor, untuk memberi suguhan dengan kualitas tinggi, diperlukan pula kesadaran masyarakat untuk membeli harga tiket yang sesuai dengan kelasnya. Anas menyebutkan bahwa menonton konser itu tidak sekadar membeli tiket, tetapi sebuah kemasan sajian konser yang berkualitas dan terkonsep, jadi begitu penonton pulang menikmati sebuah konser ada sesuatu yang ia dapatkan.

Tiket konser yang rencananya akan dibangun dengan nuansa romantis spektakuler ini dibanderol mulai harga 350.000 untuk Festival B dan 500.000 untuk Festival A. Hotline Rajawali Indonesia di 0274 520115 akan melayani pemesanan dan pembelian tiket nonton yang disiapkan hanya sekitar 3000 lembar tiket saja. Seat penonton VIP yang dibanderol harga 1,5 juta disiapkan terbatas, dan sudah hampir terisi penuh. Akan ada treatment eksklusif yang sudah siapkan pihak promotor bagi pembeli tiket VIP seperti VIP lounge, zona parkir khusus dan pastinya bertemu secara langsung dengan ketiga personil MLTR, di luar agenda konser. Pihak promotor membuka hotline sms 24 jam untuk melayani permintaan pemesanan di luar jam kerja di 0821 2890 2890.

Tidak saja dari Yogyakarta, banyak penggemar dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang yang sudah beli tiket jauh-jauh hari. Maka jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan aksi panggung MLTR yang akan dibangun dengan balutan suasana romantis spektakuler.Untuk tetap mengikuti informasi terbaru seputar konser MLTR di Yogyakarta melalui twitter @RajawaliIndo atau Hastag #MLTRJogja

Tontonan Menghibur Sekaligus Mendidik

Kesuksesan Musikal Laskar Pelangi (MLP) yang digagas Mira Lesmana bersama Riri Reza akhirnya menjalar ke kota Yogyakarta. Adalah promotor Rajawali Indonesia yang memboyong semua tim Musikal Laskar Pelangi ke yogyakarta lengkap dari mulai pemain, setting panggung sampai kru. Pihak Rajawali Indonesia ingin menampilkan alternatif hiburan yang mendidik dan mempunyai nilai edukasi kepada masyarakat lewat sebuah teater musikal. Pesan moral yang kuat dari cerita Laskar Pelangi merupakan nilai tersendiri dalam kehidupan yang patut ditiru.

Tapi perjuangan Rajawali Indonesia untuk memboyong Musikal Laskar Pelangi (MLP) ke Jogja tidaklah mudah. Ternyata banyak persyaratan yang diminta oleh pihak Mira Lesmana dan tim. Mulai dari kelayakan gedung, soundsystem serta daya beli masyarakat Jogja sendiri. Pihak Rajawali Indonesia menyadari bukan pekerjaan mudah membawa teater musikal di daerah seperti Jogja. "Karena pertunjukkan teater musikal adalah tontonan orang perkotaan, dan hal yang baru bagi orang daerah. Ini sebuah tantangan baru yang mengasyikkan buat kami dari Rajawali Indonesia untuk membuat pertunjukkan MLP di Jogja," jelas Anas Syahrul Alimi yang sukses membuat Trio Lestari yang terdiri dari Glen Fredly, Tompi dan Sandy Sondoro dan memanggungkan mereka di berbagai kota di Indonesia.

"Awalnya kami menawarkan ide ke Mbak Mira dan tim untuk mementaskan MLP di Jogja. Ternyata Mbak Mira berkeinginan membuat tur keliling MLP ke bebagai kota besar di Indonesia dan ternyata gayung bersambut. Mulai kami intensif survey beberapa gedung pertunjukkan yang layak dipakai untuk musical play ini. Ternyata Mbak Mira memilih Jogja Expo Center. Kami sepakat dan deal untuk mementaskan MLP di Jogja," kata Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia yang baru saja sukses menggelar konser Kahitna berkolaborasi dengan Rick Price di 5 Kota besar di Indonesia.

Untuk Jogja dipilih tanggal 25, 26, 27 Mei 2012 dengan frekuensi pertunjukkan sebanyak 5 kali selama 3 hari. Pihak Mira Lesmana dan tim yg terdiri dari Riri Riza (Director), Erwin Gutawa (Arranger), Jay Subiakto (Art Director), Toto Arto dan Mira Lesmana (Producer), Hartati (Koreografer) membawa semua pemain dan set panggung seperti saat mereka manggung di Jakarta dan Singapura. "Jadi tidak ada perbedaan antara menonton di Jakarta dan Jogja, semua dibuat sama persis oleh timnya Mbak Mira. Pertunjukan MLP di Jogja ini full version selama 2,5 jam dengan diiringi music live oleh Erwin Gutawa Orchestra. Ada tambahan sedikit, Mbak Mira dan tim akan mengadakan audisi beberapa pemain dari Jogja untuk berpartisipasi dalam teater musikal ini. Kalau pemain lokal ini bagus, akan ada kemungkinan dibawa serta dalam tur MLP ke kota berikutnya, begitu janji Mbak Mira dan Mas Riri kepada kami," jelas Anas Alimi yang merasa bersyukur bisa mendatangkan MLP ke Jogja.

Dengan adanya Teater Musikal Laskar Pelangi di Jogja tentunya akan menambah wawasan bagi masyarakat, mengingat tontonan ini bisa dinikmati dari berbagai kalangan usia, mulai dari 7 - 45 tahun bahkan lebih. Yang jelas teater Musikal Laskar Pelangi selain menghibur pasti mendidik. itu yang jarang kita punyai. Dan Rajawali Indonesia sudah memulainya untuk masyarakat Jogja. Pertunjukan MLP Goes to Jogja ini juga disupport oleh PT. Sari Husada sebagai produsen susu pertumbuhan SGM.

Mulai tanggal 21 hingga 25 Maret 2012, masyarakat Jogja dan Jawa Tengah sudah bisa membeli tiket presale untuk kelas platinum dengan diskon 20% di Pameran Anak The Jungle, Stand Rajawali Indonesia di Gedung Jogja Expo Center (JEC) nomor H 1. Mulai tanggal 26 Maret 2012 masyarakat sudah bisa membeli tiket all class dengan menghubungi nomor 0274 520115 atau bisa mengikuti di twitter @RajawaliIndo atau FB Fanpage Musikal Laskar Pelangi Goes to Jogja.

Yogyakarta kembali diberikan suguhan hebat. Untuk yang kesekian kalinya, konser artis papan atas kembali digelar di Kota Pelajar ini. Tak tanggung-tanggung, tema besar Spectacular Colaboration diusung kali ini. Tompi, Glenn Fredly, dan Indra Lesmana siap menghibur Yogyakarta dalam konser bertajuk “INDONESIA HITS SONG WITH TOMPI, GLENN FREDLY AND INDRA LESMANA”.

Konser spektakuler yang kembali diusung oleh salah satu promotor kebanggan Yogyakarta Rajawali Indonesia Communication ini, akan menghadirkan pertunjukan spesial lagu-lagu hits Indonesia yang akan dikemas ulang oleh Indra Lesmana sebagai music director menjadi sesuatu yang segar yang akan dinyanyikan oleh dua penyanyi papan atas Indonesia Tompi dan Glenn Fredly. Tentunya akan menjadi kolaborasi yang spektakuler. Namun tak hanya tiga musisi tersebut yang akan memeriahkan acara, akan ada special performance dari RAS MUHAMAD sang reggae ambasaddor Indonesia yang akan semakin memberi warna persembahan malam itu.

Teuku Adifitrian atau yang dikenal dengan tompi, merupakan salah satu penyanyi solo terbaik yang dimiliki Indonesia. Beragam penghargaan telah diraihnya atas karya dan dedikasinya terhadap musik Indonesia. Setelah sukses dengan project kolaborasi sebelumnya bersama Glenn Fredly dan Sandy Sondoro yang juga dipromotori Rajawali Indonesia, penyanyi berdarah Aceh yang juga seorang dokter akan membuat sebuah gebrakan baru dengan kolaborasi dirinya, Glenn dan Indra Lesmana. Kemampuan olah vokal dan aksi panggung yang penuh improvisasi dan selalu memukau dari Tompi, selalu ditunggu Tompiholic, sebutan untuk fans Tompi.

Begitupun dengan Glenn Fredly. Penyanyi karismatik berdarah Maluku ini selalu ditunggu penampilannya oleh para fansnya yang tergabung dalam Rame-Rame People . Penampilan Glenn dengan lagu-lagu romantisnya, selalu berhasil membius para penonotnnya untuk larut dalam suasana konser. Penyanyi yang mengawali karirnya melalui sebuah ajang pencarian bakat ini, dikenal ramah dan dekat dengan para penggemarnya. Karyanya pun sudah banyak yang memperoleh penghargaan. Lagu-lagu andalan seperti Cukup Sudah, Januari, Sedih Tak Berujung dan Cinta Putih masih sangat digemari hingga sekarang.

Lain Glenn, lain pula Indra Lesmana. Salah satu musisi multi talenta yang dimiliki Indonesia. Dari mulai menyanyi, music director, hingga komposer lagu, pernah dia jalani dan sukses. Musisi yang memulai bermusik sejak usia 10 tahun ini telah menjadi ikon jazz Indonesia. Banyak prestasi yang ia torehkan, termasuk salah satunya adalah berkolaborasi dengan beberapa musisi Jazz internasional macam Vinie Colaiuta, Michael Landau, Boby Chew.

Dalam konser ini, Indra Lesmana akan mengemas ulang lagu-lagu hits Indonesia dengan sajian yang lebih segar yang tentunya akan semakin spesial ketika dinyanyikan oleh Tompi dan Glenn. Apalagi dengan kehadiran Ras Muhamad yang akan semakin menambah warna dan menyemarakan spektakulernya konser nanti.

Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi saat ditemui wartawan, “Konsepnya memang Spectacular Collaboration, dimana Indra (Lesmana) akan mengemas ulang lagu-lagu hits Indonesia yang akan dinyanyikan oleh Tompi dan Glenn (Fredly). Mereka akan memberikan sebuah suguhan yang spesial. Kami juga hadirkan Ras Muhamad sebagai warna berbeda yang akan membuat konser makin spektakuler.”

Acara yang akan digelar pada 04 Februari 2012 di Grand Pacific Hall Yogyakarta ini rencananya akan dimulai pukul 20.00 WIB. Jadi pastikan dalam agenda anda tanggal 04 Februari nanti menyaksikan “INDONESIA HITS SONG WITH TOMPI, GLENN FREDLY AND INDRA LESMANA (Spesial Performance Ras Muhamad)”. Sebuah konser spektakuler di awal bulan Februari yang tentunya tak pantas dilewatkan bukan?.

Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi di 0274-520115 atau line sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter Rajawali Indonesia di @RajawaliIndo. Dan kunjung website Rajawali di www.RAJAWALIINDONESIA.com.

Penampilan Tompi mendapat sambutan sangat meriah dari seluruh penonton yang memadati Hall Grand Pasific, Jalan Magelang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (4/2/2011) malam. Baru berdehem saja, Tompi sudah menarik teriakan para fans. Penonton yang berjumlah sekitar 3.500 orang menyambut penampilan pembuka dari Tompi dengan tepuk tangan dan teriakan-teriakan. Sambutan sudah mulai bergemuruh bahkan ketika Tompi belum menyanyikan lagu. "Ehhemm..." terdengar suara khas Tompi dari balik tirai panggung. Sontak, seluruh isi ruangan bergemuruh oleh teriakan yang memanggil nama Tompi dan tepuk tangan. Tidak berapa lama, Tompi muncul di panggung diiringi musik jazz. Tompi membawakan lagu yang berjudul Don't Worry Be Happy. Tompi merupakan penyanyi pembuka dalam gelaran Special Night With Tompi - Glenn Fredly - Sandhy Sondoro, di Grand Pasifics Hall, Jalan Magelang, DIY Yogyakarta Jumat (4/2/2011) malam.

Indihome Konser Indonesia Perbatasan

Membangun Indonesia dari perbatasan. Semangat Nasionalisme yang dituangkan kedalam sebuah acara konser yang dibangun oleh Indihome, sebagai bentuk implementasi untuk tetap menjaga semangat membangun Indonesia di daerah perbatasan dikarenakan selama ini pembangunan di kawasan perbatasan dinilai masih belum optimal.

Acara konser musik ini digelar dengan menghadirkan musisi papan atas, Slank sebagai pementas tunggal. Band yang telah dikenal oleh hampir seluruh penjuru Indonesia ini dikenal sebagai band yang sangat kritis dalam menyuarakan berbagai kondisi sosial masyarakat seperti pentingnya pemberantasan korupsi, kemajemukan, dan nasionalisme. Dan mereka tidak lupa mengajak masyarakat untuk turut serta dan peduli terhadap kemajuan bangsa Indonesia.

Indihome Konser Indonesia Perbatasan; Membangun Indonesia dari Perbatasan digelar pada tanggal 15 Mei 2016 di Singkawang, Kalimantan Barat dan 31 Mei 2016 di Atambua, Nusa Tenggara Timur. Pertunjukan ini disaksikan secara gratis dan terbuka untuk umum.

 

RIO FEBRIAN, adalah penyanyi papan atas Indonesia yang dikenal lewat lagu-lagu syahdunya. Setelah 15 tahun berkarya dan berkiprah di blantika musik Indonesia, Rio Febrian akan menggelar konser tunggalnya di Jakarta. Konser ini rencananya akan di gelar pada tanggal 12 Agustus 2015 di Balai Sarbini Jakarta.

“LOVE 15 Rio Febrian: Romantic Concert” adalah judul yg dipilih oleh Rajawali Indonesia Communication, selaku Promotor yang dipercaya untuk menggelar konser tunggalnya. Sebagai bukti apresiasi dan eksistensinya di dunia musik Indonesia, Rio Febrian ingin menuangkan rasa cinta kasih dan penghargaannya kepada seluruh penggemarnya lewat konser yang telah dikemas dengan apik bersama Promotor asal Kota gudeg ini.

Pada tahun 2000 bersama Erra Fazira dari Malaysia, ia membawakan lagu lama karya Fariz RM, lagu yang dipopulerkan oleh sang pencipta dan Neno Warisman ini berjudul “Nada Kasih”. Seiring naiknya popularitas lagu "Nada Kasih", Rio Febrian bergabung dengan Elfa's Choir. Bersama Elfa's Choir ia mengikuti kompetisi paduan suara internasional, yaitu Choir Olympic 2000 di Linz, Austria, dan meraih Juara I Male Ensemble dan Juara I Adult Choir.

Di usia sembilan tahun, pelantun lagu “Tiada Kata Berpisah” ini, sering menjuarai lomba-lomba tingkat nasional. Pada tahun '90-an Ia menjadi Juara II Bahana Suara Pelajar 1994 dan Juara II Bintang Radio & Televisi 1997. Pada tahun 1999, Rio maju ke tingkat Asia dan berhasil menjadi juara I Grand Champion Asia Bagus 1999.

Setelah menyelenggarakan tur dalam maupun luar negeri, dan 15 tahun berkarya, selain juara-juara dan penghargaan yang telah ia dapat, Rio Febrian telah menghasilkan 6 album, 1 di antaranya album aransemen ulang lagu-lagu lama. Dan baru saja dia meluncurkan album barunya yang berjudul “Love Is”. Dan karya-karyanya selalu disambut hangat oleh para penggemarnya, khususnya para penggemarnya di Indonesia.

Kini, setelah 15 tahun berkarya, Rio ingin menggelar konser yang berbeda dari biasanya. Di konser ini Rio Febrian akan berkolaborasi dengan musisi-musisi yang telah membantunya selama ia berkarya. Suasana konser akan dibuat secara intim dan exclusive. Agus Noor didaulat untuk menjadi Show Director dan Art Director konser ini.. Konser ini juga melibatkan Music Director Irwan Simanjuntak yang selama ini banyak membantu Rio Febrian berkarya.

Menurut Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, konser ini akan menjadi konser yang sangat romantis. Mengingat Rio Febrian adalah pelantun lagu-lagu romantis, maka kami libatkan Agus Noor sebagai art director dan show director konser ini. Agus Noor yang juga seorang cerpenis, sutradara, dan penulis naskah ini diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan yang romantis dan spektakel.

Untuk informasi konser ini, Promotor Rajawali Indonesia Communication telah membuatkan website khusus www.love15riofebrian.com untuk bisa langsung mengakses berbagai macam update berita tentang konser ini, galeri, slideshow images, social media integration dan juga tiket konser. Penasaran dengan aksi romantis Rio Febrian dengan berkolaborasi bersama penyanyi papan atas lainya? Jadi, jangan lewatkan “Love 15 Rio Febrian: Romantic Concert” 12 Agustus 2015 mendatang di Balai Sarbini Jakarta. Jangan lupa cek terus kabar terbaru dari ini melalui twitter @RajawaliIndo.

Jakarta, 29 Mei 2013 – LA Lights bekerjasama dengan Rajawali Indonesia Communication akan menggelar LA Lights Music Project, konser musik yang benar-benar berbeda sepanjang bulan Juni-Juli mendatang.

LA Lights Music Project merupakan sebuah perhelatan konser musik yang mengusung idealisme kreativitas dan kualitas. Bukan hanya konsep tata lampu, tata panggung, dan multimedia yang akan memanjakan mata, namun juga kekuatan konsep pertunjukan musik yang dikemas secara eksklusif.

LA Lights Music Project akan menghadirkan salah satu grup band legendaris Indonesia SLANK, dengan penampilan “Rejuvenated” yang akan berkolaborasi dengan artis-artis cantik berkualitas negeri ini, yakni Andien, Raisa, Dira Sugandi, Giselle, Citra Scholastika, dan Kikan.

Jika selama ini Slank kebanyakan menggelar konser outdoor, dalam LA Lights Music Project kali ini Slank akan konser di dalam ruangan dengan kapasitas yang sangat terbatas.Kenyamanan dan keamanan akan dirasakan oleh penonton konser yang bertajuk “LA LIGHTS MUSIC PROJECT”. Konser ini dikemas untuk mengakomodir permintaan penggemar yang selama ini ingin menikmati lagu-lagu Slank namun menginginkan suasana yang berbeda serta dapat berinteraksi lebih dekat dengan Slank.

LA Lights Music Project akan hadir menghibur masyarakat di delapan kota Indonesia, yaitu Banjarmasin 9 Juni, Manado 12 Juni, Gorontalo 18 Juni, Balikpapan 20 Juni, Pontianak 25 Juni, Palangkaraya 27 Juni, Solo 2 Juli dan Malang 4 Juli.

Harga tiket yang dipatok untuk menonton konser “LA Lights Music Project” berkisar antara Rp. 150.000,- sampai dengan Rp. 500.000,-. Tiket bisa didapatkan di tiket box di 8 kota atau via online di www.tiketapasaja.com.

Informasi lebih lanjut tentang LA Lights Music Project dapat mengikuti akun twitter @slankdotcom @RajawaliIndo @LALights.(*)

NOAH BAND, yang terdiri dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David merupakan salah satu kekuatan baru musik Indonesia. Kembalinya Band yang dulu berkibar dengan nama Perterpan ini cukup menggugah rasa penasaran dan ingin tau penggemar setia dan penikmat musik lainnya. Dari situlah konser spesial ini bermula ” Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, Promotor.

NOAH, nama sederhana yang memiliki makna mendalam. Ada yang mengkaitkannya dengan salah satu Nabi dalam penyebutan Ibrani, ada yang mengaitkannya dengan tokoh penolong manusia dalam kiamat banjir di zaman purba, namun belakangan nama ini tentu terkait dengan kembalinya mega grup Indonesia yang dulu sempat merajai dunia musik Indonesia dengan nama Peterpan, kini muncul kembali dengan tampilan anyar yang makin mengkilat. Ya..lahirnya NOAH Band akan menjadi fenomena tersendiri di industri musik Indonesia.

Band yang digawangi Ariel pada vokal, Uki dan Lukman pada gitar, Reza pada Drum dan David pada keyboard ini memang bukan band yang lahir dengan sembarangan. Musikalitas dan kwalitas mereka merupakan jaminan terlahirnya musik-musik hits. Kekompakan mereka dibuktikan dengan tidak bubar atau bergantinya personil ketika salah satu dari mereka tersangkut sebuah persoalan dan mengharuskan band ini vakum selama 2 tahun. Justru masa istirahat tersebut digunakan masing-masing personil untuk semakin meningkatkan kualitas mereka dan kembali dengan sesuatu yang hebat. Termasuk membuat buku perjalanan mereka selama istirahat bermain musik dan sibuk dengan kepentingan masing-masing yang paling tidak bisa mengobati sedikit kerinduan para penggemarnya.

Kini mereka kembali dengan konsep yang lebih segar dan menjanjikan musik yang makin matang dan berkualitas. Ini terbukti dari salah satu lagu mereka yang tidak sengaja bocor ke masyarakat yang justru menjadi pemuncak tangga lagu di radio-radio walaupun secara resmi lagu tersebut belum di launching. Ternyata fenomena ini menjadi indikasi betapa NOAH dirindukan para “sahabat”, sebutan untuk fans NOAH Band. Tak lama setelah mereka berkumpul kembali, lagu yang dulunya bocor tersebut, secara resmi di launching lengkap dengan video klipnya. Dan seperti tanggapan sebelumnya, lagu yang bertitel “Separuh Aku” tersebut menjadi lagu andalan di setiap playlist radio di seluruh nusantara.

NEW HISTORY, NEW HOPE

Sebagai layaknya sebuah industri, manajemen NOAH band melakukan promo untuk lebih mendapatkan branding terbaik bagi NOAH Band. Salah satunya adalah dengan mengadakan konser di 5 Negara 2 benua sebagai wujud eksistensi kembalinya NOAH Band dan peluncuran album baru mereka. Dengan prestasinya ini, Museum Rekor Indonesia pun menganugerahkan rekor kepada NOAH sebagai Band yang berhasil konser di 5 negara dan 2 benua hanya dalam waktu 1 hari. Prestasi ini menjadi sejarah baru bagi NOAH maupun musik Indonesia. Harapannya sejarah ini menjadi sesuatu yang diingat untuk semakin menancapkan nama NOAH di hati para penggemar musik dan mengobati kerinduan para sahabat.

Melalui semangat yang sama dengan NOAH, Berlian Entertainment dan Rajawali Indonesia Communication bekerjasama untuk sebuah sajian spektakuler NOAH, Born to make History Concert di Yogyakarta. Sesungguhnya konser ini adalah rangkaian konser 9 kota dari NOAH dengan titel yang sama, namun untuk Yogyakarta, Rajawali Indonesia Communication bergabung dalam tour ini mendampingi Berlian Entertainment.

Ariel Cs yang tergabung dalam NOAH Band akan gelar konser di Yogyakarta tanggal 17 Oktober 2012 dalam rangkaian konser tour 9 kota bertajuk “Born to Make History”. Konser resurrection yang sedianya akan dilangsungkan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta ini, oleh pihak promotor, yakni Rajawali Indonesia Communication dan Berlian Entertainment, akhirnya dipindahkan ke Grand Pacific Convention Hall Yogyakarta dengan alasan kenyamanan.

Disampaikan pula bahwa perubahan tempat acara tersebut tidak mempengaruhi jenis atau kelas tiket yang telah disediakan sebelumnya. Untuk mengakomodasi antusiasme penggemar fanatik band papan atas Indonesia yang sebelumnya bernama Peterpan ini, pihak penyelenggara menyediakan 3000 tiket mulai dari kelas festival sampai dengan VVIP.“Sampai saat ini tiket masih tersedia baik yang kelas festival maupun VIP. Sebelumnya kami memang melakukan pre-sale tiket sebanyak 500 tiket dengan harga Rp. 50.000 lebih murah untuk semua kelas tapi langsung habis terjual dalam sehari. Nah, banyak yang salah informasi bahwa tiket sudah habis semua. Padahal itu cuma pre-sale sebanyak 500 lembar yang habis dan kami masih menyediakan 2500 lembar tiket lagi yang bisa dibeli mulai dari Rp. 150.000 untuk kelas festival hingga yang termahal Rp. 650.000 untuk VVIP,” ujar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, saat jumpa pers di Sagan Resto, Sabtu (29/9).

Mengenai konsep yang akan diterapkan, Anas menerangkan bahwa konser ini akan dibuat sama seperti saat NOAH konser di 5 negara 2 benua yang memecahkan rekor MURI beberapa waktu lalu. Dengan konsep panggung tematik, tata lampu dan efek multimedia yang spektakuler, konser ini diharapkan dapat mendukung penampilan NOAH yang fenomenal. NOAH juga membawa show management dan lighting director sendiri dalam setiap konsernya.

Rangkaian konser ini diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (keyboard) setelah vakum dari pentas panggung dan industri musik selama kurang lebih dua tahun. Penonton akan diajak menikmati lagu-lagu terbaru NOAH seperti hits “Separuh Aku” dan bernostalgia dengan lagu unggulan mereka saat masih bernama Peterpan. Konser ini juga membuktikan eksistensi Ariel dan kawan-kawan di blantika musik Indonesia dan musikalitas mereka dalam menghasilkan hits-hits yang menguasai tangga lagu dalam negeri.

Maka, jangan lupa menyaksikan Konser spesial NOAH, Born to Make History Concert pada tanggal tersebut. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kantor Rajawali Indonesia di 0274-520115, atau follow akun @RajawaliIndo dan ikuti #NOAHjogja.

Apa jadinya jika dua artis papan atas akan berbagi panggung dan bersama-sama menghibur penggemarnya? . Tentunya sebuah kehebohan dan tontonan spektakuler akan tercipta. Hal itulah yang akan terjadi di bulan Maret ini. Yogyakarta, Makassar,Surabaya, Medan dan Bandung, akan menjadi kota-kota beruntung yang didatangi konser spektakuler ini. RICK PRICE dan KAHITNA siap membuat ribuan penggemar mereka akan sangat sulit melewatkan konser kali ini.

RICK PRICE adalah seorang solois asal negeri Kangguru yang telah terkenal di seluruh dunia lewat beberapa tembangnya seperti Heaven knows, If You’re My Baby, Not Day Goes By , dan lain-lain. Artis yang mulai berkarya sejak tahun 80’an ini, mulai merilis karyanya di tahun 1992 melalui radio-radio di Australia. Dengan suara yang khas, lirik yang simpel dan melodi indah di tiap lagunya, RICK PRICE kemudian menjadi terkenal bahkan sempat menjadi trensetter para remaja kala itu. Hal ini tercermin dari tiket yang terjual habis pada konser keliling Australianya pada tahun 1993. Setelah menggelar konser akustiknya di Jakarta medio 2011 lalu, RICK PRICE ingin kembali memuaskan kerinduan pengggemarnya lewat konser kali ini.

Sedang KAHITNA adalah sebuah grup musik papan atas Indonesia yang kehadirannya memberikan warna lain pada perkembangan musik Indonesia. Grup asal Bandung yang didirikan 24 Juni 1986 ini, selalu ditunggu kehadirannya oleh para penggemarnya. KAHITNA dikenal bisa menyatukan unsur musik jazz, pop, fusion, latin dan bahkan etnik ke dalam bentuk musik bernuansa cinta khas Kahitna. Setelah konser memperingati 25 tahun band ini beberapa waktu lalu yang sukses, Kahitna kembali ingin memuaskan para penggemarnya khususnya yang di konser kemarin tidak sempat datang, melalui konser ini.

RAJAWALI INDONESIA, promotor yang bekerja sama dengan Melon Indonesia yang menjadi promotor konser spektakuler ini menyatakan mereka akan menyuguhkan sebuah konser yang akan memberikan nuansa cinta dan nostalgia yang akan disuguhkan RICK PRICE dan KAHITNA. Konser yang diberi tajuk “ INDONESIA TOUR 2012 RICK PRICE WITH KAHITNA LIVE IN CONCERT” akan menampilkan keduanya dalam sebuah konser megah nan spektakuler khas Rajawali Indonesia. Seperti diungkapkan CEO Rajawali Indonesia Anas Syahrul Alimi saat ditemui beberapa waktu lalu, “Konser ini memang sengaja kami buat sebagai persembahan bagi mereka yang ingin bernostalgia bersama Rick Price dan Kahitna. Lagu-lagu mereka yang bertema cinta akan menjadi sebuah sajian khusus bagi para penggemar yang sudah rindu kepada dua penyanyi ini.”

Konser ini akan digelar di 5 kota yaitu Yogyakarta, Makassar,Surabaya, Medan, dan Bandung. Dengan harga tiket yang masih terjangkau, konser ini sangat tak pantas dilewatkan. Untuk info pemesanan dan harga tiket, bisa hubungi 0274-520115 atau sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter di @RajawaliIndo atau website kami di www. RAJAWALIINDONESIA.com


Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi di 0274-520115 atau line sms di 0821 2890 2890. Follow juga twitter Rajawali Indonesia di @RajawaliIndo. Dan kunjungi website Rajawali di www.RAJAWALIINDONESIA.com

Penjualan Tiket Konser "Indonesia Tour 2012 RICK PRICE and KAHITNA Live in Concert" 5 Kota Besar

Live In Jogjakarta, Grand Pacific -- 9 Maret
Live In Medan, Santika Dyandra -- 11 Maret
Live In Makassar, Grand Clarion -- 13 Maret
Live In Bandung, Sasana Budaya Ganesha -- 16 Maret
Live In Surabaya, Grand City -- 18 Maret

Penjualan tiket dapat diperoleh di tiket box tiap-tiap kota dibawah ini :

YOGYAKARTA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND PACIFIC BALLROOM

  1. Dunkin Donuts Jakal
  2. Radio Swaragama
  3. Radio Geronimo

MEDAN >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT SANTIKA DYANDRA CONVENTION HALL

  1. Star Fm
  2. Most Fm
  3. Visi Fm

MAKASSAR >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND CLARION

  1. Madama Radio
  2. I -- Radio

BANDUNG >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT SABUGA

  1. Ardan Group
  2. Dloops Clothing

SURABAYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>SEAT LAYOUT GRAND CITY CONVENTION HALL

  1. M Radio
  2. Gen Fm
  3. Istara Fm

Harga Tiket
*Platinum Rp. 1.500.000,
*Gold Rp. 750.000,
*Silver Rp. 325.000
*Bronze Rp. 150.000.

Contact Person 0821 2890 2890 atau follow twitter @RajawaliIndo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis scelerisque justo odio, sit amet porta tellus blandit et. Vivamus et purus a tellus suscipit egestas. Donec et dui lobortis, pellentesque dui eget, pellentesque nisi. Donec ac mauris vel massa mollis venenatis vitae et turpis. Nullam rhoncus purus lorem, eu sodales est consectetur id. Praesent faucibus nibh diam, et pulvinar dui sodales ac. Praesent porttitor a dolor quis faucibus. Cras lobortis leo pharetra, porta odio id, porta quam. Pellentesque pulvinar, ligula id placerat molestie, arcu diam vestibulum velit, eget blandit sapien lacus in quam. Curabitur ut mi dignissim, volutpat sapien eget, mattis felis.

Nulla facilisi. Vestibulum ultrices varius elit ac faucibus. Aliquam pretium ante ut odio molestie placerat. Proin vehicula, enim eu vestibulum facilisis, tellus ex pulvinar sem, in aliquam justo orci sed nulla. Nam quis laoreet erat. Curabitur at velit risus. Nunc aliquet erat diam, eu ultricies dui imperdiet ut. Integer congue rhoncus interdum. Suspendisse eu porta orci, et iaculis risus. Nunc egestas, sem at condimentum pulvinar, orci diam suscipit mi, nec maximus enim lorem sit amet odio. Vestibulum quis ante ipsum. Donec venenatis nunc dui, a pellentesque leo sodales sit amet. Praesent fermentum augue ut dolor condimentum accumsan. Praesent ornare ut augue a tempor. Ut pellentesque turpis urna, non fermentum nunc rutrum sit amet.

Ut vitae fringilla ante. Praesent feugiat convallis tellus nec porta. Vestibulum non vestibulum massa. Aenean sit amet luctus felis, in ornare nibh. Pellentesque iaculis nunc vel pellentesque porttitor. Aenean nec pharetra felis. Nam eu dignissim nulla, at vestibulum erat. Quisque efficitur metus tincidunt magna faucibus, eu mattis libero condimentum. Fusce cursus metus nec urna sodales porttitor. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Ut non lacinia neque. Nulla facilisi.

  • 1
  • 2