Band Legendaris asal Australia, Air Supply merupakan salah satu band yang dinanti kehadirannya di Indonesia. Kali ini dalam rangkaian tur konser Air Supply 40th Anniversary Tour, mereka kembali hadir dan hanya tampil di 2 kota saja di Indonesia, yaitu di Graha Cakrawala UN, Malang pada tanggal 10 Maret 2015, dan esok harinya di Ballroom Hotel Tentrem, Yogyakarta pada tanggal 11 Maret 2015.

Duo Air Supply terdiri dari Russell Hitchcock dan Graham Russell yang mempunyai jutaan fans ini, juga mempunyai sederetan lagu hits yang pasti tak lekang oleh jaman, sebut saja “Goodbye, Making Love Out of Nothing at All, All Out of Love, Hero”, dan masih banyak lagi.

Menurut sang promotor, Rajawali Indonesia, Air Supply akan tampil dengan format full band dan akan membawakan setidaknya 20 - 23 lagu hits mereka. Promotor Rajawali Indonesia juga menyiapkan sekitar 3000 tiket, melihat antusiasme pada saat presale, antusias warga di kota Malang dan Yogyakarta sangat besar untuk menonton artis idola mereka ini, bahkan sampai luar kota Malang dan Jogja.

Berikut Harga tiket di Malang dan Jogja :

Platinum : Rp. 1.500.000,-
Gold : Rp. 750.000,-
Silver : Rp. 500.000,-
Festival : Rp. 250.000,-

Tiket Box tiket konser Air Supply di Malang:
Ria Djenaka, Monopoli Merbabu dan Soekarno Hattha, Radio Elfara FM dan Anang Family Karaoke

Tiket Box tiket konser Air Supply di Yogyakarta:
Radio Swaragama FM, Radio JIZ FM, Legend Coffee dan Tribun Jogja. Untuk informasi konser dapat mengubungi nomer hotline 08125510 0096 (Malang) dan 082242718000 (Jogja) Selain itu, Rajawali Indonesia juga mengatakan bahwa tahun 2015 ini mereka masih akan membawa beberapa artis internasional untuk konser di Indonesia.

“Kami akan selalu menghadirkan konser yang berkelas, setelah Air Supply masih ada beberapa artis internasional yang akan datang ke Jogjakarta dan beberapa kota di Indonesia, tunggu saja” ungkap Anas Sahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia.

Untuk informasi tentang konser – konser yang akan diadakan Rajawali Indonesia, masyarakat bisa follow twitter @RajawaliIndo.

Penggemar Michael Learns To Rock (MLTR) bersiap-siap menyambut kembali kedatangan band legendaris asal Denmark ini. Setelah tahun 2005 yang lalu mereka sempat tampil di Yogyakarta untuk konser amal. Kali ini Jascha Richter, Mikkel Lentz, dan Kande Wanscher kini akan datang kembali ke Yogyakarta, yang merupakan bagian dari rangkaian lawatan mereka ke Asia di tahun 2012.

Duet promotor Starlight Enterprise dan Rajawali Indonesia yang memboyong aksi panggung MLTR secara live di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 1 Desember 2012 mendatang. Fansbase yang cukup banyak di Asia membuat band yang baru saja meluncurkan album baru “Scandinavia” pada bulan Juni lalu ingin selalu kembali untuk menggelar konsernya. Yogyakarta merupakan kota kedua, dari 3 kota yang dipilih selain Balikpapan dan Surabaya. Ternyata kota Yogyakarta punya daya tarik dan kenangan tersendiri bagi ketiga personil MLTR. Selain tampil menghibur selama 1,5 jam penuh mengobati kerinduan penggemarnya, band yang terbentuk tahun 1988 ini juga telah menyiapkan kejutan untuk penggemarnya dan segudang rencana selama tur di Yogyakarta.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi mengatakan memboyong MLTR ke Yogyakarta merupakan bagian dari ‘otonomi’ konser atau pemerataan konser ke daerah-daerah. Konser kelas internasional tak hanya terpusat di Jakarta saja. Menurutnya Yogyakarta layak dijadikan tempat konser kelas internasional meskipun dengan berbagai pertimbangan, termasuk venue dan harga tiket. Sehingga Yogyakarta tidak lagi dilewati konser-konser bagus dan berkelas.

Bagi promotor, untuk memberi suguhan dengan kualitas tinggi, diperlukan pula kesadaran masyarakat untuk membeli harga tiket yang sesuai dengan kelasnya. Anas menyebutkan bahwa menonton konser itu tidak sekadar membeli tiket, tetapi sebuah kemasan sajian konser yang berkualitas dan terkonsep, jadi begitu penonton pulang menikmati sebuah konser ada sesuatu yang ia dapatkan.

Tiket konser yang rencananya akan dibangun dengan nuansa romantis spektakuler ini dibanderol mulai harga 350.000 untuk Festival B dan 500.000 untuk Festival A. Hotline Rajawali Indonesia di 0274 520115 akan melayani pemesanan dan pembelian tiket nonton yang disiapkan hanya sekitar 3000 lembar tiket saja. Seat penonton VIP yang dibanderol harga 1,5 juta disiapkan terbatas, dan sudah hampir terisi penuh. Akan ada treatment eksklusif yang sudah siapkan pihak promotor bagi pembeli tiket VIP seperti VIP lounge, zona parkir khusus dan pastinya bertemu secara langsung dengan ketiga personil MLTR, di luar agenda konser. Pihak promotor membuka hotline sms 24 jam untuk melayani permintaan pemesanan di luar jam kerja di 0821 2890 2890.

Tidak saja dari Yogyakarta, banyak penggemar dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang yang sudah beli tiket jauh-jauh hari. Maka jangan sampai ketinggalan untuk menyaksikan aksi panggung MLTR yang akan dibangun dengan balutan suasana romantis spektakuler.Untuk tetap mengikuti informasi terbaru seputar konser MLTR di Yogyakarta melalui twitter @RajawaliIndo atau Hastag #MLTRJogja

Jakarta, 29 Mei 2013 – LA Lights bekerjasama dengan Rajawali Indonesia Communication akan menggelar LA Lights Music Project, konser musik yang benar-benar berbeda sepanjang bulan Juni-Juli mendatang.

LA Lights Music Project merupakan sebuah perhelatan konser musik yang mengusung idealisme kreativitas dan kualitas. Bukan hanya konsep tata lampu, tata panggung, dan multimedia yang akan memanjakan mata, namun juga kekuatan konsep pertunjukan musik yang dikemas secara eksklusif.

LA Lights Music Project akan menghadirkan salah satu grup band legendaris Indonesia SLANK, dengan penampilan “Rejuvenated” yang akan berkolaborasi dengan artis-artis cantik berkualitas negeri ini, yakni Andien, Raisa, Dira Sugandi, Giselle, Citra Scholastika, dan Kikan.

Jika selama ini Slank kebanyakan menggelar konser outdoor, dalam LA Lights Music Project kali ini Slank akan konser di dalam ruangan dengan kapasitas yang sangat terbatas.Kenyamanan dan keamanan akan dirasakan oleh penonton konser yang bertajuk “LA LIGHTS MUSIC PROJECT”. Konser ini dikemas untuk mengakomodir permintaan penggemar yang selama ini ingin menikmati lagu-lagu Slank namun menginginkan suasana yang berbeda serta dapat berinteraksi lebih dekat dengan Slank.

LA Lights Music Project akan hadir menghibur masyarakat di delapan kota Indonesia, yaitu Banjarmasin 9 Juni, Manado 12 Juni, Gorontalo 18 Juni, Balikpapan 20 Juni, Pontianak 25 Juni, Palangkaraya 27 Juni, Solo 2 Juli dan Malang 4 Juli.

Harga tiket yang dipatok untuk menonton konser “LA Lights Music Project” berkisar antara Rp. 150.000,- sampai dengan Rp. 500.000,-. Tiket bisa didapatkan di tiket box di 8 kota atau via online di www.tiketapasaja.com.

Informasi lebih lanjut tentang LA Lights Music Project dapat mengikuti akun twitter @slankdotcom @RajawaliIndo @LALights.(*)

Sekali lagi Yogyakarta akan menjadi tujuan utama sebuah konser spektakuler. Tidak tanggung-tanggung, Yovie Widianto yang terkenal sebagai pencipta lagu-lagu hits akan menggabungkan 7 artis top negeri ini, Marcell, Rio Febrian, Andien, Raisa, Mario Kahitna, Dudi eks Yovie Nuno, dan 5 Romeo.

Penggemar lagu cinta di kota Yogyakarta boleh bersenang hati menyambut Valentine tahun ini karena akan mendapatkan suguhan istimewa dari Yovie Widianto. Musisi sekaligus pencipta lagu romantis nomor satu Indonesia ini akan menggelar panggung musik cintanya di kota Jogja bulan Februari mendatang. Namun berbeda dengan setahun kemarin saat ia dua kali hadir di panggung konser Yogyakarta bersama grupnya KAHITNA, kali ini Yovie Widianto akan tampil bersama gank nya yang lain bernama : “Yovie & His Friends”.

Yovie & His Friends adalah sebuah kolaborasi yang dibentuk oleh Yovie Widianto bersama sejumlah penyanyi dan vokalis ternama Indonesia yang sebagian perjalanan musikalnya lekat dengan karya-karya pria yang telah 27 tahun memimpin grup band KAHITNA ini. Sejumlah nama yang tampil di bawah bendera Yovie & His Friends antara lain Mario Ginanjar dan Hedi Yunus (vokalis KAHITNA), Dudi (eks vokalis Yovie & NUno), Rio Febrian, Andien, Marcell, vocal grup 5Romeo hingga Kikan (eks vokalis Cokelat). Namun untuk pertunjukkannya di Yogyakarta nanti Yovie juga direncanakan akan menggandeng penyanyi cantik pendatang baru Raisa untuk menemani Mario, Dudi, Rio Febrian, Marcell, Andien dan 5 Romeo bercerita cinta.

“Musisi yang tergabung dalam konser ini memiliki banyak lagu hits, dan ini akan dibawakan oleh mereka dibawah aransemen Yovie Widianto,” jelas Anas S. Alimi perwakilan Rajawali Indonesia melalui rilis yang diterima VIVAlife, Selasa 15 Januari 2013. Dikatakan Anas, konser tersebut adalah sebagai konser ‘The Greatest Hits Love Song Yovie Widianto‘. Dengan alasan tak mau kalah dengan musisi mancanegara yang berdatangan ke tanah air, pihak promotor Rajawali Indonesia akan tetap bekerjasama dengan musisi tanah air.

Sebuah pertunjukkan musik cinta yang layak dinantikan bukan hanya karena menyatukan 8 musisi & penyanyi berbakat Indonesia, namun lebih dari itu konser ini akan menjadi pertunjukkan interpretasi ulang dari sejumlah hits cinta karya Yovie Widianto yang telah dipopulerkan sebelumnya oleh KAHITNA, Yovie & Nuno, Rio Febrian, Hedi Yunus, Rossa, Glenn Fredly dan sejumlah penyanyi lainnya. Para pemuja Yovie Widianto bakal diajak menikmati sejumlah lagu cinta seperti Andai Dia Tahu, Takkan Terganti, Cantik, Bukan Untukku, Suratku, Sebatas Mimpi dan sebagainya dalam rasa dan aransemen yang berbeda namun tak kalah manis dengan versi original lagu-lagu tersebut. Maka para penggemar lagu cinta Yovie boleh berharap menyaksikan Raisa tampil mellow dengan Mantan Terindah milik KAHITNA, Andien dengan Kasih Putih milik Glen, Rio Febrian dengan lagu-lagu milik Yovie & NUno atau Dudi yang akan menginterpretasi ulang lagu milik Rio. Semua akan disuguhkan manis Kamis, 28 Februari 2013 di Grand Pacific Hall.

Salah satu murid Elfa Secioria ini lahir Bandung, Jawa Barat, 21 Januari 1968. Dia dikenal juga sebagai motor sekaligus pencipta lagu bagi band Kahitna. Yovie terinspirasi dengan band asal Jepang, Casiopea yang beraliran fusion jazz hingga menerapkannya di Kahita yang berdiri pada 1986. Lalu, setelah itu dia berbelok ke pop.

Bersama Kahitna, dia sudah merilis tujuh album studio, satu album album the best, dan satu kompilasi. yakni Cerita Cinta (1994), Cantik (1996), Sampai Nanti (1998), Permaisuriku (2000), Cinta Sudah Lewat (2003), Soulmate (2006), The Best of Kahitna (2002), Cinta Sudah Lewat (2003), Soulmate (2006), Lebih Dari Sekedar Cantik (2010), Cerita Cinta: 25 Tahun Kahitna (2011)

Yovie adalah musisi yang tak pernah puas dengan karya musik. Hingga pada 2001 dia membentuk Yovie & Nuno. Band ini diambil dari bahasa Latin, Numero Uno, yang artinya nomor satu. Di band ini dia tumpahkan idealisme yang tak bisa dimainkan di Kahitna.

Bersama Yovie & Nuno sudah melahirkan empat album, yakni Semua Bintang (2001), Kemenangan Cinta (2005), The Special One (2007), dan Winning Eleven (2010).

Dia juga sempat mengeluarkan karya solon, yakni Kumpulan Karya Terbaik Yovie Widianto (2000), A Portrait of Yovie (2005), dan Kemenangan Hati (2007).(red.kompasiana+okezone)

Jadi bersiaplah merayakan kasih sayang secara lebih istimewa bersama senandung cinta Yovie & His Friends di Jogja.

Harga Tiket

Untuk penjualan presale akan dimulai pada tanggal 15-17 Januari 2013 mulai pukul 10.00 WIB Hanya di >>> www.tiketapasaja.com <<< dengan harga Festival A Rp.210 ribu, Festival B Rp.105 ribu, Gold Rp.455 ribu dan Platinum Rp.1,05 juta.

Sedangkan untuk penjualan reguler mulai bisa didapatkan pada 18 Januari 2013 dengan harga Festival A Rp300 ribu, Festival B Rp150 ribu, Gold Rp650 ribu dan Platinum Rp1,5 juta.

NOAH BAND, yang terdiri dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David merupakan salah satu kekuatan baru musik Indonesia. Kembalinya Band yang dulu berkibar dengan nama Perterpan ini cukup menggugah rasa penasaran dan ingin tau penggemar setia dan penikmat musik lainnya. Dari situlah konser spesial ini bermula ” Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, Promotor.

NOAH, nama sederhana yang memiliki makna mendalam. Ada yang mengkaitkannya dengan salah satu Nabi dalam penyebutan Ibrani, ada yang mengaitkannya dengan tokoh penolong manusia dalam kiamat banjir di zaman purba, namun belakangan nama ini tentu terkait dengan kembalinya mega grup Indonesia yang dulu sempat merajai dunia musik Indonesia dengan nama Peterpan, kini muncul kembali dengan tampilan anyar yang makin mengkilat. Ya..lahirnya NOAH Band akan menjadi fenomena tersendiri di industri musik Indonesia.

Band yang digawangi Ariel pada vokal, Uki dan Lukman pada gitar, Reza pada Drum dan David pada keyboard ini memang bukan band yang lahir dengan sembarangan. Musikalitas dan kwalitas mereka merupakan jaminan terlahirnya musik-musik hits. Kekompakan mereka dibuktikan dengan tidak bubar atau bergantinya personil ketika salah satu dari mereka tersangkut sebuah persoalan dan mengharuskan band ini vakum selama 2 tahun. Justru masa istirahat tersebut digunakan masing-masing personil untuk semakin meningkatkan kualitas mereka dan kembali dengan sesuatu yang hebat. Termasuk membuat buku perjalanan mereka selama istirahat bermain musik dan sibuk dengan kepentingan masing-masing yang paling tidak bisa mengobati sedikit kerinduan para penggemarnya.

Kini mereka kembali dengan konsep yang lebih segar dan menjanjikan musik yang makin matang dan berkualitas. Ini terbukti dari salah satu lagu mereka yang tidak sengaja bocor ke masyarakat yang justru menjadi pemuncak tangga lagu di radio-radio walaupun secara resmi lagu tersebut belum di launching. Ternyata fenomena ini menjadi indikasi betapa NOAH dirindukan para “sahabat”, sebutan untuk fans NOAH Band. Tak lama setelah mereka berkumpul kembali, lagu yang dulunya bocor tersebut, secara resmi di launching lengkap dengan video klipnya. Dan seperti tanggapan sebelumnya, lagu yang bertitel “Separuh Aku” tersebut menjadi lagu andalan di setiap playlist radio di seluruh nusantara.

NEW HISTORY, NEW HOPE

Sebagai layaknya sebuah industri, manajemen NOAH band melakukan promo untuk lebih mendapatkan branding terbaik bagi NOAH Band. Salah satunya adalah dengan mengadakan konser di 5 Negara 2 benua sebagai wujud eksistensi kembalinya NOAH Band dan peluncuran album baru mereka. Dengan prestasinya ini, Museum Rekor Indonesia pun menganugerahkan rekor kepada NOAH sebagai Band yang berhasil konser di 5 negara dan 2 benua hanya dalam waktu 1 hari. Prestasi ini menjadi sejarah baru bagi NOAH maupun musik Indonesia. Harapannya sejarah ini menjadi sesuatu yang diingat untuk semakin menancapkan nama NOAH di hati para penggemar musik dan mengobati kerinduan para sahabat.

Melalui semangat yang sama dengan NOAH, Berlian Entertainment dan Rajawali Indonesia Communication bekerjasama untuk sebuah sajian spektakuler NOAH, Born to make History Concert di Yogyakarta. Sesungguhnya konser ini adalah rangkaian konser 9 kota dari NOAH dengan titel yang sama, namun untuk Yogyakarta, Rajawali Indonesia Communication bergabung dalam tour ini mendampingi Berlian Entertainment.

Ariel Cs yang tergabung dalam NOAH Band akan gelar konser di Yogyakarta tanggal 17 Oktober 2012 dalam rangkaian konser tour 9 kota bertajuk “Born to Make History”. Konser resurrection yang sedianya akan dilangsungkan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta ini, oleh pihak promotor, yakni Rajawali Indonesia Communication dan Berlian Entertainment, akhirnya dipindahkan ke Grand Pacific Convention Hall Yogyakarta dengan alasan kenyamanan.

Disampaikan pula bahwa perubahan tempat acara tersebut tidak mempengaruhi jenis atau kelas tiket yang telah disediakan sebelumnya. Untuk mengakomodasi antusiasme penggemar fanatik band papan atas Indonesia yang sebelumnya bernama Peterpan ini, pihak penyelenggara menyediakan 3000 tiket mulai dari kelas festival sampai dengan VVIP.“Sampai saat ini tiket masih tersedia baik yang kelas festival maupun VIP. Sebelumnya kami memang melakukan pre-sale tiket sebanyak 500 tiket dengan harga Rp. 50.000 lebih murah untuk semua kelas tapi langsung habis terjual dalam sehari. Nah, banyak yang salah informasi bahwa tiket sudah habis semua. Padahal itu cuma pre-sale sebanyak 500 lembar yang habis dan kami masih menyediakan 2500 lembar tiket lagi yang bisa dibeli mulai dari Rp. 150.000 untuk kelas festival hingga yang termahal Rp. 650.000 untuk VVIP,” ujar CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, saat jumpa pers di Sagan Resto, Sabtu (29/9).

Mengenai konsep yang akan diterapkan, Anas menerangkan bahwa konser ini akan dibuat sama seperti saat NOAH konser di 5 negara 2 benua yang memecahkan rekor MURI beberapa waktu lalu. Dengan konsep panggung tematik, tata lampu dan efek multimedia yang spektakuler, konser ini diharapkan dapat mendukung penampilan NOAH yang fenomenal. NOAH juga membawa show management dan lighting director sendiri dalam setiap konsernya.

Rangkaian konser ini diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Reza (drum), dan David (keyboard) setelah vakum dari pentas panggung dan industri musik selama kurang lebih dua tahun. Penonton akan diajak menikmati lagu-lagu terbaru NOAH seperti hits “Separuh Aku” dan bernostalgia dengan lagu unggulan mereka saat masih bernama Peterpan. Konser ini juga membuktikan eksistensi Ariel dan kawan-kawan di blantika musik Indonesia dan musikalitas mereka dalam menghasilkan hits-hits yang menguasai tangga lagu dalam negeri.

Maka, jangan lupa menyaksikan Konser spesial NOAH, Born to Make History Concert pada tanggal tersebut. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kantor Rajawali Indonesia di 0274-520115, atau follow akun @RajawaliIndo dan ikuti #NOAHjogja.

Rencana konser 30 kota di seluruh Indonesia siap dilakukan oleh Coboy Junior alias CJR. Dan sebagai pembuka, CJR akan membuat sebuah gebrakan spektakuler. Mereka akan membuat konser di pesawat. Rencananya CJR akan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800 yang akan mengudara di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki.”Ini emang beda. Sebagai ice breaking. Pembuka rangkaian dari tur 30 kota. Konser akan dilakukan di pesawat di atas 30 ribu kaki menuju kota pertama. Full band,” ucap Anas S. Alimi, CEO Rajawali Indonesia saat ditemui di Club 1 FX Sudirman, Jakarta Pusat Ditambahkan oleh Anas, konser ini merupakan cara untuk memecahkan konser musik tertinggi di udara yang pernah dilakukan di Indonesia.”Tertinggi di udara di Indonesia. Ini satu-satunya. Kami juga akan undang media dan Comate (sebutan fans Coboy Junior) saat konser di udara itu, Lanjut Anas, konser di dalam pesawat ini direncanakan akan berlangsung selama 45 menit. “Kemungkinan 8 sampai 10 lagu. Rute masih koordinasi. Yang pasti tanggal 20 April. Pembuka untuk menuju konser di kota pertama. Namun kota pertama belum bisa kami announce. Tak hanya konser di dalam pesawat yang sedang mengudara, Coboy Junior (CJR) akan pula menggelar konser 30 kota di Indonesia sepanjang April hingga akhir 2013. Mereka akan menghibur penggemarnya dari Sabang sampai Merauke, menurut promotor mereka.”Mereka fenomena baru buat industri musik. Marketnya sangat luar biasa. Kami rencana lakukan tur 30 kota sangat matang pertimbangannya. Fans komitmen banget, dari anak, remaja dan dewasa,” ucap Anas S. Alimi, CEO Rajawali Indonesia saat ditemui di Club 1 FX Sudirman, Jakarta Pusat (17/3).

“Ini fenomena baru, di industri musik. Artis bisa berikan pertunjukan fenomenal. Pasti mereka akan ditunggu. Dari Sabang sampai Merauke akan kebagian semua. Aceh, Medan, Kupang, Makassar, kota-kota di Jawa,” lanjutnya. Konser yang bertajuk CJR Generation Tour 2013 ini akan menyuguhkan konsep berbeda. Baik dari segi panggung, lighting, gaya busana dan koreografi. “CJR Generation Tour 2013 ini konsepnya ingin hadirkan yang spektakuler. Dari panggung, multimedia serta lighting. Live band juga, bukan minus one. 30 kota itu supaya anak-anak bisa datang ke beberapa kota langsung,” kata Patrick selaku Produser CJR. Hal senada juga dikatakan oleh Anas. “Pokoknya tur 30 kota ini akan berbeda dengan konser CJR. Akan sangat megah, eksklusif, dan meriah,” tandasnya. Gebrakan anyar dilakukan Coboy Junior di kuartal awal tahun 2013 ini. Mereka akan mengadakan konser di dalam pesawat yang sedang mengudara pada 20 April nanti. Dengan konsep yang demikian, aspek keselamatan pun menjadi prioritas utama dari penyelenggara.”6 bulan matengin konsep. Seperti apa safetinya, tempatnya seperti apa, udah bicara ke pihak airlines yang kami pakai,” kata Anas S. Alimi, CEO Rajawali Indonesia saat ditemui di Club 1 FX Sudirman, Jakarta Pusat (17/3).

Namun meski nantinya kabin akan dimodifikasi, keterbatasan tetap dialami oleh penyelenggara. Karenanya konsep akustik pun yang rencananya dilakukan.”Seat di pesawat disetting supaya band sama artisnya bisa perform. Dimodifikasi, bisa bebas lakukan konser yang intimate dengan Comate (sebutan fans Coboy Junior),” sambungnya.”Ada keterbatasan jadi konsepnya akustik. Feelnya jauh beda dengan yang ada di cd. Akan punya sensasi yang beda,” lanjut Anas. Jumlah Comate yang ingin menonton juga dibatasai untuk melihat konser Coboy Junior di pesawat. “Kami batasi 50 seat buat Comate. Pembeli tiket konser di pesawat, dia juga dapat full akomodasi di kota pertama penyelenggaraan konser tur 30 kota Coboy Junior,” tandasnya. Tajuk CJR Generation Tour 2013 akan dibawa oleh Coboy Junior untuk melakukan konser tur 30 kotanya. Boyband beranggotakan Aldi, Bastian, Iqbaal, dan Rizky ini siap menghibur Comate (fans Coboy Junior) dari Sabang sampai Merauke. Namun, karena para personil Coboy Junior masih sekolah, pihak promotor dan manajemen pun hanya menggunakan akhir minggu sebagai hari pertunjukan. “Mereka umur masih belasan, masih SMP. Ada peraturan untuk ambil kerjaan full hanya Sabtu dan Minggu. Weekday mereka tetap sekolah. Kalau setelah pulang sekolah ada juga latihan dan job. Konser di week end aja,” ucap Roy Manella, Manajer Coboy Junior saat ditemui di Club 1 FX Sudirman. Menurut Patrick Effendy selaku Produser Coboy Junior bahwa gelaran ini memang pantas untuk dinantikan. “Semua konser yang dilakukan tahun ini untuk menyenangkan Comate (fans). Akan ada tema nasionalis juga yang akan kami angkat. Ingetin generasi muda,” ucapnya. Untuk harga tiket akan dibedakan antara satu kota dengan kota lainnya. “Harga di antara Rp 100-750 ribu. Ada beberapa kota yang ada meet and greet. Gimmick atau kejutan sudah dipersiapkan tapi belum bisa diannounce,” tandas Anas mewakili promotor. 30 kota meliputi Jogja, malang, aceh, medan, pekanbaru, padang, batam, bengkulu, surabaya, solo, semarang, purwokerto, bandung, bogor, Palembang, batam, makassar, balikpapan, samarinda, pontianak, manado, gorontalo, banjarmasin, ternate, ambon, Palu, lombok, denpasar, kupang, Jakarta dan Jambi untuk tanggal nya akan di infokan segera.

Rajawali Indonesia Communication kembali mempersembahkan sebuah karyanya. Ingin mengulang kesuksesan konser NOAH dan MLTR, kali ini promotor musik asal Yogyakarta ini menyasar segmen anak-anak dan remaja dengan menghadirkan konser COBOY JUNIOR Live in Jogja. Konser yang rencananya akan diselenggarakan di Grand Pacific Hall tanggal 30 Desember 2012 jam 15.00 ini spesial dihadirkan untuk mengisi agenda liburan keluarga di penghujung tahun.

Coboy Jr (baca: Coboy Junior) merupakan grup vokal yang terdiri dari anak-anak berbakat jebolan Musikal Laskar Pelangi hasil gemblengan Mira Lesmana dan Riri Riza. Mereka adalah Teuku Rizky Muhammad (Kiki), Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Iqbaal), Alvaro Maldini Siregar (Aldi) dan Bastian Bintang Simbolon (Bastian). Karir 4 bocah multi-talenta ini kian menapaki tangga kesuksesan setelah single perdana ‘Kamu’ di tahun 2011 diterima baik oleh masyarakat.

Coboy Junior merupakan idola yang sedang digandrungi. Bakat luar biasa dan kemampuan entertain yang dimiliki menjadikan mereka idola remaja saat ini. Di tengah demam boy/girl band, Coboy Jr hadir dengan warna baru.

Bukan saja populer karena tampang ‘imut’ tetapi kualitas vokal dari masing-masing personil, karakter suara serta kepiawaian menari di atas panggung.

Dipilihnya Coboy Jr tampil di Yogya bukan tanpa alasan, konser ini nantinya akan menjadi penampilan perdana Coboy Jr di Yogya. Rajawali Indonesia ingin memberi suguhan yang berbeda dengan tema yang lebih fun dan ceria tentu saja dengan segmen penikmat musik yang lebih muda. Tidak menutup kemungkinan pembeli tiketnya selain Comate (sebutan untuk penggemar Coboy Jr) adalah seluruh anggota keluarga, sebuah suguhan yang layak untuk dijadikan agenda liburan bersama keluarga.

Sebagai sebuah suguhan, Rajawali Indonesia tidak akan pernah mengesampingkan aspek kemasan acaranya. Konser yang direncanakan berdurasi 90 menit ini akan digarap dengan tata panggung, sound dan lighting yang terkonsep dan maksimal layaknya sebuah konser besar yang pernah digarap. Coboy Jr akan tampil membawakan 11 lagu diantaranya seperti Kamu, Eeaaa, Kenapa Mengapa dan hits mereka yang lain serta penampilan spesial dari Super K Band yang terdiri dari 3 anak yang mempunyai talenta luar biasa dengan skill musik, performance dan attitude bermain yang patut diperhitungkan.

Promotor telah menyiapkan 3000 tiket yang dibagi menjadi 3 kelas: Silver Rp 150.000,- Gold Rp 400.000,- Platinum Rp 650.000,- yang bisa didapatkan di official ticket box mulai 17 Desember. Rajawali Indonesia juga menyediakan tiket khusus Super VIP dengan fasilitas tambahan Meet & Greet. Khusus tiket ini hanya dapat dipesan di Rajawali Indonesia 520115 atau sms hotline 082128902890.

Tiket Presale akan mulai dijual dari tanggal 13 – 16 Desember 2012 di kantor Rajawali Indonesia, Jl. Kaliurang Km 5 Gg Grompol 2 Yogyakarta. Selama 4 hari tersebut, tiket dijual relatif lebih murah. Untuk kelas Silver hanya dijual seharga Rp100.000, Gold Rp275.000 dan Platinum Rp425.000. Untuk perkembangan terbaru dapat diikuti melalui twitter @RajawaliIndo dan dengan tagar #CoboyJrJogja.

Glenn akan mengadakan sebuah konser tunggal bertitel Konser Tunggal 17 Tahun Glenn Fredly: Cinta Beta yang rencananya diadakan 2 September 2012 di Istora Senayan, Jakarta. Konser ini digelar untuk memperingati tujuh belas tahun eksistensi Glenn di belantika musik Tanah Air. Bekerjasama dengan promotor RAJAWALI INDONESIA COMMUNICATION, penyanyi yang melejit berkat single "Cukup Sudah" ini dipastikan juga akan memperkenalkan seni budaya dari Indonesia Timur, tepatnya dari tanah kelahirannya, Ambon.

Meski baru akan digelar pada 2 September mendatang, namun konser 17 tahun Glen Fredly bertajuk "Cinta Beta" telah disiapkan dengan baik. Dalam konser itu, Glenn akan membawa romantisme Indonesia Timur ke Istora Senayan. "Lagu-lagu akan saya ambil dari 17 tahun berkarir, tapi akan ada juga lagu baru. Saya ingin membawa romantisme Indonesia Timur di lagu-lagu saya. Seperti apa bentuknya, nanti kita lihat," kata Glenn Fredly saat konferensi pers di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Menurutnya, Konser 17 tahun Glenn Fredly "Cinta Beta" adalah gambaran yang sangat sederhana. "Tapi kalau dijabarkan, itu menggambarkan identitas saya sebagai orang Indonesia dari Timur," kata Glenn.

Pria asal Ambon Maluku ini berharap, konser tunggalnya nanti akan menjadi pewarna indah di tengah pragmatisme musik Indonesia yang lahir begitu saja, tanpa dipikirkan. "Angka 17 masih muda tapi harus ditandai. Tapi ini menjadi sebuah jawaban saya bagi penikmat musik, bahwa berkarya itu tidak hanya untuk media tertentu," jelasnya.

Tiket konser "Cinta Beta" sendiri dibanderol promotor seharga VIP Rp750 ribu, Tribun A Rp300 ribu, Tribun B Rp250 ribu, Festival A Rp400 ribu, dan Festival B Rp350 ribu. Tiket juga bisa diperoleh melalui website Rajakarcis.com. dan Disctarra.com

More info :
#17Tahun Glenn @RajawaliIndo : 0274 520115