Pemenang Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021

Hello PJF Lovers! 

Akhirnya yang ditunggu datang juga, kabar gembira dari Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021. Hari selasa tanggal 7 September 2021, pukul 19.00 wib, merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021. 

Acara ini merupakan wujud Indihome dan Prambanna Jazz untuk tetap melakukan #KaryaTanpaBatas di tengah masa pandemic Covid 19. Program ini hadir sebagai wadah bagi musisi Kalimantan untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari tim juri, akhirnya terpilih 2 musisi pemenang dari Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual 2021. Sejak pendaftaran ditutup pada 15 Agustus 2021 lalu, terhitung 130 band yang telah melakukan submissions dan terdapat lebih dari 100.000 views pada Channel YouTube iKonser. 

Dari 130 musisi yang telah berpartisipasi dalam Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021, bukan hal yang mudah untuk menentukan 20 besar dari seluruh peserta yang telah mengumpulkan materi terbaik mereka. Namun dari hasil keputusan juri, 20 besar yang terpilih adalah sesuai dengan kriteria penilaian tim juri. Setelah 20 besar sudah ditetapkan oleh tim juri, akhirnya pemirsa iKonser juga dilibatkan dalam proses penyaringan 10 besar dengan cara menonton di tayangan iKonser Channel di UseeTV. 

Dari 20 besar peserta tersebut, akhirnya tersaring 10 kandidat yang merupakan peserta dengan 10 peringkat dengan penonton terbanyak di program Tagar Musik iKonser Channel di UseeTV.

Penentuan 2 musisi terbaik oleh tim juri akhirnya disampaikan langsung oleh tim juri yang terdiri dari Anas Alimi, Heruwa, Elda Suryani dan Momo Zima, eksklusif di useetv.com dan iKonser channel 459 SD | 949 HD pada Selasa 7 September 2021 pukul 19:00 wib. 

Akhirnya berikut 2 musisi terbaik yang akan mewakili pulau Kalimantan dalam ajang Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 dan akan tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 mendatang..

 

Floo

Florisia Revanya Josephine yang akrab dipanggil Floo, merupakan musisi wanita yang berasal dari Kalimantan Tengah dan sudah bermain musik sejak usia 6 tahun. Floo menekuni dunia permusikan di Institut Seni Indonesia Yogyakarta angkatan 2020 dan sering mengikuti serta memenangkan kompetisi musik di Palangkaraya. Tidak hanya itu, Floo juga pernah mewakili Kalimantan Tengah dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2SN).

Saat ini Floo memiliki 3 karya yang dapat didengar di YouTube maupun Spotify, ketiga karya tersebut berjudul Katakan, Melodi Cinta, dan Menari. Karya Floo dengan judul “Melodi Cinta” sudah memiliki 11.368 pendengar, dan karya yang berjudul “Katakan” sudah memiliki 9.104 pendengar. Untuk acara Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021, Floo membawakan karya seninya yang berjudul “Menari” yang sudah mencapai 22.126 views pada akun YouTube iKonser. Bagi PJF Lovers yang ingin mengetahui lebih jauh tentang Floo, kalian bisa mengunjungi instagram Floo yaitu @floo.rj dan akun YouTube Floo.

Bellacoustic

Bellacoustic merupakan singkatan dari “Borneo Lantunan Aqoustic” yang sudah terdiri dari 4 Maret 2014. Bellacoustic memiliki tujuan untuk mengedepankan adat dan budaya, serta memperkenalkan alat musik tradisi khas Kalimantan Tengah kepada dunia luar yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. 

Gong, kangkanong, suling balawung dan kecapi merupakan alat musik tradisional Kalimantan Tengah yang digunakan oleh Bellacoustic yang juga disertai alunan alat musik modern seperti Gitar, Bass dan Cajon. 

Band yang digawangi oleh Kalvery Igor pada 6th strings dan vocal 1, Hadhi Bironk pada 4th strings dan vocal 2, Pandji yang memegang gong dan perkusi, Ary Nzot pada kangkanong, kecapi dan suling 1, dan Susilo Beye yang memainkan cajon dan gendang tatau berhasil menggabungkan unsur musik tradisional dengan alat musik modern yang bertemakan Folk-Modern dan membuktikan bahwa mereka telah memiliki identitas tersendiri. 

Dengan memiliki mini album yang berjudul “Panenga Hatalla” yang telah rilis pada tahun 2020 melalui YouTube dengan total 7,225 viewers dan 1190 subscribers, Bellacoustic juga telah mengenalkan karya musiknya dari tahun 2014 dengan melakukan pertunjukan di berbagai daerah di Indonesia dari Palangkaraya, Bali, Jakarta, Jogja, hingga ke negara Slovakia.

Jika PJF Lovers ingin mengetahui lebih banyak mengenai Bellacoustic, dapat melihat media sosial band melalui instagram @bellacoustic.indonesia, Facebook @Borneo.Lantunan.Acoustic , dan Youtube Bellacoustic .  

Informasi lebih lanjut mengenai Borneo Goes To Prambanan Jazz bisa menghubungi hotline di nomor 081227976617 atau website www.prambananjazz.com, social media (IG / FB / Twitter) @PrambananJazz (*)