JIKUSTIK REUNIAN 2019

Jikustik Reunian | 2019

Grand Pacific Hall Yogyakarta, 29 Maret 2019

“Jikustik Reunian, Sebuah Perjalanan Menuju Masa Lalu”

Yogyakarta, 18 Maret 2019 – Jikustik Reunian merupakan sebuah gelaran konser reuni dari band Jikustik, yang akan terselenggara di Grand Pasific Hall Yogyakarta. Konser musik yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini akan menjadi momen besar, di mana Jikustik formasi pertama yang digawangi oleh Pongki (vokal & gitar), Icha (bass & vokal), Dadi (gitar), Adit (keyboard) dan Carlo (drum) akan ditampilkan di hadapan ribuan pecinta musik tanah air. Seperti yang sudah banyak diketahui oleh khalayak di Indonesia, setelah Pongki dan Icha memutuskan untuk hengkang dari band yang telah berdiri sejak tahun 1996 silam tersebut, mereka berdua belum pernah bermain musik bersama lagi dalam satu panggung. Maka dari itu, konser Jikustik Reunian tidak hanya menjadi momen perdana bagi Pongki dan Icha untuk bermain musik bersama Jikustik setelah mereka mengundurkan diri, namun juga kejadian bersejarah bagi para penggemar setia dari band yang sempat menelurkan lagu berjudul “Maaf” tersebut.

Pongki menuturkan, konser Jikustik Reunian yang siap digelar pada 29 Maret 2019 mendatang itu baginya menjadi sebuah kendaraan mesin waktu yang dapat mengembalikannya berjumpa dengan kenangan indah di masa lalu. Kata Pongki, banyak sekali kejadian di masa silam yang membuat ia rindu walau hanya untuk bersenda gurau bersama seperti sediakala. “Konser Jikustik Reunian besok konsepnya adalah rekonsiliasi, yang mana kami bersama-sama menutup apa yang berbeda dari diri kami, dan mencari hal yang sama dalam diri kami masingmasing. Bagi saya pribadi, konser ini seperti sebuah mesin waktu yang dapat membawa saya khususnya kembali ke masa lalu indah, yang pernah kita (Jikustik) alami ketika masih bermain musik bersama. Satu-satunya hal yang bisa mengumpulkan kami (Jikustik) di sini adalah rasa kangen yang kami miliki,” jelas Pongki.

Hal serupa diutarakan Icha, di mana banyak hal yang sangat ia rindukan setelah tidak lagi bermusik dengan Jikustik. Ia jadi teringat ketika masa di mana mereka semua merasa stress saat harus menyelesaikan banyak karya musik untuk Jikustik. Terkadang, saat-saat yang membuat mereka pusing itu selalu bermunculan hal-hal konyol yang dilakukan olehnya dan para personel Jikustik kala itu. “Ya banyak banget hal lucu yang terjadi dulu ketika kita masih main musik bareng. Dan itu pun kembali terjadi ketika kita sekarang berproses lagi untuk mempersiapkan konser Jikustik Reunian besok. Candaan-candaan yang dulu pernah ada kembali lagi terjadi sekarang,” ungkap Icha sambil tertawa.

Pongki dan Icha berharap, konser Jikustik Reunian besok tidak hanya menjadi ruang pelepas rindu bagi mereka berdua bersama kawan-kawan lamanya, namum juga menjadi bukti di mana sebuah persahabatan masih tetap terjalin dengan erat walau mereka sudah tidak bisa lagi bermain musik bersama. “Sebagai penyanyi, saya sudah lama sekali tidak diiringi oleh Icha, Dadi, Adit dan Carlo. Konser Jikustik Reunian besok akan menjadi momen yang luar biasa bagi kami dan bagi teman-teman yang akan menonton penampilan kami besok,” tambahnya. (*)

Narasumber:

- Ex Vokalis Jikustik - Pongki Barata

- Ex Bassis Jikustik - Aji Mirza Hakim (Icha)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

JIKUSTIK REUNIAN 2019

Grand Pacific Hall Yogyakarta, 29 Maret 2019

“Jikustik Akan Gelar Konser Reuni”

Yogyakarta, 16 Februari 2019 – Konser “Jikustik Reunian”, merupakan sebuah gelaran konser reuni dari band Jikustik yang akan dipromotori secara langsung oleh Rajawali Indonesia pada 29 Maret 2019 mendatang di Grand Pacific Hall Yogyakarta. Dalam konser yang akan melibatkan banyak rasa cinta tersebut, pihak promotor siap menyuguhkan penampilan dari Jikustik formasi awal, yang mana Pongki (Vokal & Gitar) dan Icha (Bass & Vokal) sebagai mantan personil akan bermain penuh dalam gelaran ini. Jikustik sendiri merupakan band pop romantis asal Yogyakarta yang telah berdiri sejak

Februari tahun 1996. Pada awalnya, nama mereka adalah “G-Coustic”, yang mana seiring berjalannya waktu dan saat mereka semakin dikenal oleh khalayak musik, G-Coustic akhirnya mengubah namanya menjadi Jikustik. Kala itu formasi awal dari band pelantun “Setia” ini dihuni oleh Pongki (Vokal & Gitar), Icha (Bass & Vokal), Dadi (Gitar & Vokal), Adhit (Keyboard) dan Carlo (Drum).

Pada formasi awal tersebut, Jikustik berhasil menelurkan sebanyak 8 buah album dengan sederet single hits yang tak pernah lekang hingga saat ini. Kedelapan album di antaranya seperti “Seribu Tahun” yang dirilis pada tahun 2000, “Perjalanan Panjang” (2002), “Sepanjang Musim” (2003), “Pagi” (2004) dan beberapa album lainnya yang sampai saat ini masih terkenang di benak pendengar musik di Indonesia.

Namun, setelah belasan tahun berkarya bersama dengan berbagai polemik yang terjadi di tubuh Jikustik, Pongki Barata yang sejak pertama mengisi posisi vokal dan gitar akhirnya hengkang. “Malam” menjadi album terakhir bagi Pongki selama karir musiknya bersama Icha, Adhit, Dadi dan Carlo. Dan beberapa tahun kemudian, pada akhirnya Icha pun memutuskan untuk mengikuti jejak Pongki untuk tidak lagi bermusik bersama kawankawannya di Jikustik.

Walau begitu, hingga saat ini Jikustik masih tetap eksis bermusik dan terus menelurkan karya-karya terbaiknya, yang mana pada saat ini band pelantun “Setia” tersebut kini dihuni oleh Brian (Vokal & Gitar), Dadi (Gitar & Vokal), Adhit (Keyboard) dan Carlo (Drum). CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi menuturkan, Jikustik merupakan salah satu band fenomenal asal Yogyakarta yang mampu mengguncang publik Tanah Air dengan karya-karya yang selalu menyayat hati setiap pendengarnya. Keterlibatan Jikustik di blantika musik Indonesia, bisa dibilang menjadi sebuah bukti adanya sebuah grup musik yang begitu produktif dalam membuat karya. Tak heran berkat konsistensi mereka dalam bermusik, banyak sekali orang yang mencintai karya-karya yang telah mereka hasilkan. “Jikustik formasi awal tak pernah terlupakan, walau sampai saat ini mereka masih tetap eksis dengan formasi baru. Berangkat dari hal tersebut, kami berencana untuk membuat sebuah konser bertajuk “Jikustik Reunian”, yang mana konser ini akan kembali menyatukan Pongki dan Icha sebagai mantan personil untuk “bersama lagi” dalam satu panggung,” ungkap Anas.

Dalam konser Jikustik Reunian nanti kata Anas, Pongki, Icha, Dadi, Adhit dan Carlo akan memainkan kembali karya-karya hits yang pernah mereka mainkan bersama dalam gelaran tersebut. Hal ini diharapkan akan menjadi penawar bagi para pendegar setia Jikustik yang sudah sejak lama merindukan adanya sebuah gelaran yang bisa kembali mempersatukan mereka dalam satu panggung yang megah seperti dulu. “Jadi setelah Pongki dan Icha keluar, mereka belum pernah lagi bermain musik bersama dalam satu panggung. Konser Jikustik Reunian ini adalah pertama kali bagi mereka bermain musik bersama yang ingin kami haturkan kepada khalayak musik di Indonesia,” tutur Anas lagi. Tambahnya, berbagai persiapan untuk konser Jikustik Reunian nanti sudah pihaknya persiapkan sejak jauh-jauh hari. Dan kali ini Agus Noor akan didaulat sebagai Show Director dalam konser “Jikustik Reunian” yang mana nantinya ia akan menerjemahkan semuanya dalam sebuah balutan konser yang tak pernah terlupakan.

Dalam konser Jikustik Reunian di Yogyakarta pada Maret mendatang, Rajawali Indonesia menggandeng PT. Melon Indonesia by Telkom Indonesia sebagai exclusive official ticketing partner. Direktur Utama PT. Melon Indonesia by Telkom Indonesia, Dedi Suherman menjelaskan, untuk penjualan tiket presale konser Jikustik Reuni nanti pihaknya akan menjualnya melalui platform Tiketapasaja.com. "Penjualan presale kami akan buka pada 18 Februari hanya di Tiketapasaja.com. Keesokan harinya pada 19 Februari 2019 kami baru membuka penjualan tiket reguler di afiliasi Melon seperti tiketcom, traveloka, kiostix, rajakarcis, blibli, dan blanja.com, " papar Dedi Dedi menambahkan, ketegori tiket Jikustik Reunian presale dan reguler ini terdiri dari 4 kelas, yaitu Festival, Gold, Platinum, dan Diamond. Tiket Festival dibanderol Rp 150.000, Gold Rp 250.000, Platinum Rp 350.000 dan Diamond Rp 600.000. Untuk penjualan secara offline, pihaknya akan melakukan penjualan di Parsley Bakery & Resto. Informasi terbaru seputar Konser Jikustik Reunian dapat diikuti melalui akun instagram resmi promotor @rajawaliindonesia. (*)

Narasumber :

Anas Syahrul Alimi – CEO Rajawali Indonesia (Promotor)

Dedi Suherman – Direktur Utama PT Melon Indonesia by Telkom Indonesia (Official

Ticketing Partner)

Agus Noor – Show Director

Jikustik, Pongki Barata dan Icha – Musisi

Kontak Media:

Rajawali Indonesia

Jl. Pandega Marta II No 6 Caturtunggal Depok

Sleman – Yogyakarta 55281

Tovic Raharja

+628182799911

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.